trendsberita — Aktivitas vulkanik Gunung Ile Lewotolok kembali meningkat. Gunung api tersebut dilaporkan mengalami 14 kali erupsi dalam semalam dengan aliran lava mencapai ratusan meter.
Erupsi terjadi dalam periode pengamatan malam hari hingga pagi. Aktivitas ini menunjukkan bahwa kondisi gunung masih cukup aktif meski sebelumnya sempat mengalami penurunan status.
Selain letusan berulang, petugas juga mengamati aliran lava pijar dari kawah. Lava tersebut mengalir sejauh kurang lebih 200 meter dari pusat erupsi.
Fenomena ini menjadi perhatian karena menunjukkan adanya suplai magma yang masih aktif di dalam gunung. Aktivitas serupa sebelumnya juga kerap terjadi di gunung tersebut, bahkan dalam jumlah letusan yang jauh lebih banyak dalam periode tertentu.
Meski terjadi peningkatan aktivitas, status gunung saat ini masih berada pada Level II atau Waspada. Namun, masyarakat tetap diminta untuk tidak beraktivitas di sekitar kawah.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau warga agar tidak memasuki radius berbahaya. Hal ini penting untuk menghindari potensi lontaran material pijar maupun aliran lava.
Gunung Ile Lewotolok memang dikenal memiliki aktivitas erupsi yang fluktuatif. Dalam beberapa periode sebelumnya, gunung ini tercatat mengalami ratusan hingga ribuan kali erupsi dalam waktu singkat.
Kondisi ini membuat masyarakat di sekitar lereng gunung diminta tetap waspada. Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan aktivitas yang lebih besar.









