Cara Ubah Data Desil Online hingga Offline di Kantor Desa, Ini Panduan Lengkap dari Pemerintah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Ubah Data Desil Online Lewat Aplikasi hingga Offline di Kantor Desa. (Foto: AI)

Cara Ubah Data Desil Online Lewat Aplikasi hingga Offline di Kantor Desa. (Foto: AI)

trendsberita.com Pemerintah memperkuat sistem pendataan kesejahteraan masyarakat melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini mengelompokkan warga berdasarkan tingkat ekonomi dalam kategori desil untuk menentukan penerima bantuan sosial.

Masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai kondisi ekonomi kini dapat mengajukan perubahan melalui dua cara, yaitu secara online dan offline.

Pemerintah Dorong Perbaikan Data Desil

Pemerintah menggunakan sistem desil untuk membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok ekonomi. Desil 1 menunjukkan kelompok paling miskin, sedangkan desil 10 menunjukkan kelompok paling sejahtera.

Data ini menjadi dasar utama dalam penyaluran bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Namun di lapangan, sebagian warga menemukan ketidaksesuaian data. Beberapa warga yang sudah mengalami perubahan ekonomi masih tercatat sebagai penerima bantuan. Sebaliknya, ada warga yang membutuhkan bantuan tetapi belum masuk daftar penerima.

Kondisi ini mendorong pemerintah membuka ruang koreksi data secara resmi.

Cara Ubah Data Desil Lewat Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat dapat mengubah data desil secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos yang dikelola Kementerian Sosial.

Langkah pertama, pengguna mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store. Setelah itu, pengguna melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data Kartu Keluarga (KK).

Baca Juga :  Harga BBM di Jambi Turun Sejak 1 Agustus 2026

Setelah akun aktif, pengguna masuk ke menu utama dan memilih fitur “Usul” untuk mengajukan perubahan data.

Pada tahap ini, pengguna mengisi data kondisi ekonomi terbaru secara detail. Pengguna juga harus mengunggah dokumen pendukung seperti foto KTP dan foto kondisi rumah.

Setelah pengguna mengirimkan data, sistem langsung meneruskan pengajuan ke petugas pendamping sosial untuk proses verifikasi.

Kantor Desa Tetap Jadi Jalur Offline

Selain jalur digital, pemerintah tetap menyediakan layanan offline di kantor desa atau kelurahan.

Warga yang tidak memiliki akses internet dapat datang langsung ke kantor desa untuk mengajukan perubahan data desil.

Petugas desa kemudian meminta warga menyerahkan KTP, Kartu Keluarga, serta bukti kondisi ekonomi terbaru. Dalam beberapa kasus, petugas juga meminta surat keterangan dari RT atau RW.

Setelah itu, petugas desa memasukkan data ke sistem administrasi sosial dan meneruskan ke Dinas Sosial untuk diverifikasi.

Seorang petugas pelayanan sosial menjelaskan bahwa pihaknya selalu mengecek setiap data sebelum memproses lebih lanjut.

“Setiap pengajuan kami cek langsung melalui verifikasi lapangan agar data benar-benar sesuai kondisi,” ujarnya.

Petugas Lakukan Verifikasi Lapangan

Petugas pendamping sosial turun langsung ke lapangan untuk memastikan kebenaran data yang diajukan.

Baca Juga :  Cara Cek Status Bansos Online Lewat Website dan Aplikasi Kemensos

Mereka mengunjungi rumah warga dan memeriksa kondisi ekonomi secara langsung. Petugas menilai kondisi rumah, pekerjaan, serta aset yang dimiliki sebagai bahan verifikasi.

Setelah proses selesai, petugas memasukkan hasil verifikasi ke dalam sistem nasional untuk menentukan perubahan desil.

Proses Tidak Bisa Langsung

Pemerintah menegaskan bahwa perubahan data desil tidak terjadi secara instan. Setiap pengajuan harus melewati proses verifikasi berlapis.

Sistem juga membutuhkan waktu untuk sinkronisasi data sebelum perubahan resmi berlaku.

Biasanya, hasil perubahan baru terlihat dalam pembaruan data berikutnya.

Kejujuran Jadi Kunci Utama

Pemerintah mengingatkan masyarakat agar mengisi data sesuai kondisi sebenarnya.

Petugas menegaskan bahwa manipulasi data dapat menyebabkan bantuan sosial tidak tepat sasaran dan berpotensi dicabut di kemudian hari.

Karena itu, kejujuran menjadi faktor utama dalam sistem DTSEN agar distribusi bantuan berjalan adil.

Harapan Pemerintah

Pemerintah berharap sistem perubahan data desil ini mampu meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial.

Dengan dua jalur pengajuan, masyarakat kini lebih mudah memperbarui data sesuai kondisi ekonomi terbaru.

Pemerintah daerah juga diminta aktif menyosialisasikan mekanisme ini agar masyarakat memahami prosedur dengan benar.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB