Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Intel Arc G3 Series.(Intel)

Ilustrasi Intel Arc G3 Series.(Intel)

Jakarta, trendsberita.com –  Intel resmi memasuki pasar handheld gaming dengan meluncurkan lini prosesor terbaru bernama Intel Arc G3 Series. Produk ini menjadi chip khusus handheld gaming pertama yang dibuat Intel untuk perangkat PC gaming genggam.

Intel menghadirkan dua varian utama dalam seri tersebut, yaitu Intel Arc G3 dan Intel Arc G3 Extreme. Kehadiran chip baru ini langsung menarik perhatian industri gaming karena Intel mulai menantang dominasi AMD Ryzen Z1 Series yang selama ini menguasai pasar handheld gaming.

Selama beberapa tahun terakhir, pasar handheld gaming berkembang sangat cepat. Popularitas perangkat seperti Steam Deck, ASUS ROG Ally, hingga MSI Claw membuat banyak perusahaan teknologi mulai serius menggarap segmen gaming portable.

Intel sebenarnya sudah hadir di perangkat handheld sebelumnya melalui MSI Claw. Namun, perangkat tersebut masih memakai prosesor laptop standar. Kini Intel menghadirkan silikon khusus yang memang dirancang untuk kebutuhan gaming handheld.

Gunakan Arsitektur Panther Lake

Intel membangun Arc G3 Series menggunakan arsitektur Panther Lake generasi terbaru. Arsitektur ini fokus pada efisiensi daya sekaligus peningkatan performa grafis untuk perangkat portabel.

Intel juga menyematkan GPU berbasis Xe3 yang membawa peningkatan besar pada performa grafis terintegrasi. Varian Arc G3 Extreme bahkan mendukung hingga 12 inti Xe3 untuk kebutuhan gaming berat.

Chip tersebut hadir dengan kombinasi Performance Core dan Efficiency Core yang bertujuan menjaga keseimbangan performa dan daya tahan baterai.

Intel mengklaim Arc G3 mampu memberikan pengalaman gaming lebih stabil untuk perangkat handheld. Teknologi AI upscaling XeSS 3 juga ikut hadir guna meningkatkan frame rate tanpa membebani performa perangkat.

Fokus pada Gaming Portable

Intel secara khusus mengembangkan Arc G3 Series untuk perangkat gaming genggam. Fokus utama perusahaan berada pada efisiensi daya, suhu perangkat, dan performa grafis.

Baca Juga :  Kaspersky Ungkap Ratusan Ribu Serangan Password Stealer di Indonesia, Ancaman Siber Kian Mengkhawatirkan

Perusahaan teknologi tersebut ingin menghadirkan pengalaman gaming PC dalam bentuk yang lebih ringkas dan mudah dibawa.

Intel menyebut chip terbaru ini mampu menjalankan game modern dengan visual lebih baik serta konsumsi daya lebih hemat dibanding generasi sebelumnya.

Selain itu, Intel juga membawa dukungan driver gaming terbaru dengan optimalisasi khusus untuk handheld gaming.

Fitur precompiled shaders turut hadir untuk membantu mengurangi stuttering dan mempercepat waktu loading game.

Acer Jadi Salah Satu Mitra Pertama

Produsen laptop gaming Acer menjadi salah satu perusahaan pertama yang memakai chip Intel Arc G3 Series.

Acer memperkenalkan perangkat handheld gaming baru bernama Predator Atlas 8 yang menggunakan Intel Arc G3 Extreme.

Perangkat tersebut membawa layar 8 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi WUXGA. Acer juga melengkapi handheld ini dengan teknologi pendingin AeroBlade serta dukungan baterai hingga 80Wh.

Predator Atlas 8 menjalankan Windows 11 dan mendukung Xbox Game Pass untuk akses game PC yang lebih luas.

Intel menyebut kombinasi Arc G3 dan Predator Atlas 8 mampu menghadirkan pengalaman gaming handheld dengan performa tinggi dan efisiensi daya lebih baik.

Siap Tantang AMD

Selama ini AMD mendominasi pasar handheld gaming melalui Ryzen Z1 dan Ryzen Z1 Extreme.

Sebagian besar perangkat handheld populer memakai chip AMD karena memiliki efisiensi daya dan performa grafis yang cukup baik.

Kini Intel mencoba merebut pasar tersebut lewat Arc G3 Series. Kehadiran GPU Xe3 dan teknologi AI menjadi senjata utama Intel untuk bersaing dengan AMD.

Banyak pengamat industri menilai persaingan antara Intel dan AMD akan membuat pasar handheld gaming semakin berkembang.

Persaingan tersebut juga bisa menghadirkan lebih banyak pilihan perangkat untuk gamer.

Baca Juga :  POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp1 Jutaan dengan Baterai 6000 mAh

Intel Ingin Bangkit di Industri Gaming

Peluncuran Arc G3 menjadi langkah penting bagi Intel untuk memperkuat posisi mereka di industri gaming.

Dalam beberapa tahun terakhir, Intel terus mencoba memperluas bisnis GPU dan gaming melalui lini Intel Arc.

Perusahaan tersebut kini tidak hanya fokus pada prosesor desktop dan laptop, tetapi juga mulai masuk ke pasar gaming portable yang pertumbuhannya semakin besar.

Intel berharap Arc G3 dapat membantu perusahaan memperluas ekosistem gaming mereka sekaligus meningkatkan daya saing melawan AMD dan NVIDIA.

Pasar Handheld Gaming Terus Tumbuh

Popularitas handheld gaming meningkat tajam sejak kemunculan Steam Deck. Banyak gamer mulai mencari perangkat portable yang mampu menjalankan game PC modern.

Tren tersebut membuat perusahaan besar seperti ASUS, Lenovo, MSI, hingga Acer ikut bersaing di pasar ini.

Analis industri memperkirakan pasar handheld gaming masih akan tumbuh dalam beberapa tahun ke depan karena permintaan gamer terhadap perangkat portable terus meningkat.

Intel melihat peluang besar dari tren tersebut dan mencoba mengambil bagian lewat Arc G3 Series.

Harga dan Jadwal Rilis Masih Ditunggu

Intel belum mengumumkan harga resmi Arc G3 maupun Arc G3 Extreme. Namun sejumlah bocoran menyebut perangkat handheld berbasis chip tersebut kemungkinan hadir pada paruh kedua 2026.

Beberapa produsen gaming disebut sudah menyiapkan perangkat baru berbasis Arc G3 untuk dipamerkan di Computex 2026.

Peluncuran Arc G3 menjadi sinyal bahwa persaingan handheld gaming akan semakin panas dalam beberapa tahun mendatang.

Intel kini tidak lagi hanya menjadi pemain prosesor PC tradisional. Perusahaan tersebut mulai serius menggarap masa depan gaming portable dengan teknologi grafis terbaru mereka.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern
Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia
Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media
YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal
FBI Peringatkan Pengguna Microsoft 365, Serangan AI Pencuri Akun Makin Canggih
WhatsApp Business Error, Telepon dan Suara Panggilan Bermasalah
Google Fitbit Air Resmi Hadir, Smartband Tanpa Layar yang Jadi Andalan Atlet
Harga Canon EOS R6 Mark II Terbaru 2026 Resmi Dirilis, Masih Jadi Favorit Kamera Full-Frame
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:00 WIB

YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal

Berita Terbaru