Intel Uji Coba Produksi Chip Apple untuk iPhone dan Mac Kelas Bawah

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Jakarta, trendsberita.com – Intel mulai menguji produksi chip untuk perangkat Apple dalam skala terbatas. Langkah ini menandai potensi kerja sama baru antara dua perusahaan teknologi besar yang sebelumnya pernah berkolaborasi dalam ekosistem Mac.

Intel menjalankan produksi awal untuk beberapa chip Apple yang digunakan pada iPhone, iPad, dan Mac kelas bawah.

Intel Jalankan Produksi Awal untuk Apple

Analis rantai pasok Apple, Ming-Chi Kuo, menyebut Intel telah memulai produksi terbatas untuk chip generasi awal Apple. Intel menggunakan teknologi fabrikasi 18A untuk proses ini.

Kuo menjelaskan bahwa tahap awal ini masih berjalan dalam skala kecil. Namun, Intel dan Apple menargetkan peningkatan produksi secara bertahap pada 2027 hingga 2028 jika uji coba berjalan sesuai rencana.

Apple masih mengandalkan TSMC untuk memproduksi sebagian besar chip kelas atas mereka.

Fokus pada Chip Kelas Bawah

Intel hanya menangani chip untuk perangkat kelas bawah dan model lama yang masih beredar di pasar. Perusahaan tidak memproduksi chip flagship seperti A-series terbaru atau M-series generasi tinggi.

Baca Juga :  Samsung Hadirkan Terobosan Galaxy Watch untuk Prediksi Risiko Pingsan

Strategi ini membantu Apple menjaga pasokan tetap stabil tanpa mengganggu produksi utama di TSMC.

Apple Perluas Mitra Produksi Chip

Apple mulai memperluas jaringan mitra produksi untuk mengurangi ketergantungan pada satu pemasok. Selama bertahun-tahun, TSMC memegang sebagian besar produksi chip Apple.

Namun, meningkatnya permintaan global membuat Apple mencari alternatif tambahan. Dengan melibatkan Intel, Apple memperkuat rantai pasok sekaligus menjaga kestabilan produksi jangka panjang.

Intel Gunakan Teknologi 18A

Intel mengandalkan teknologi fabrikasi 18A untuk memproduksi chip Apple. Teknologi ini menjadi salah satu node paling canggih yang dikembangkan Intel dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Intel juga mengembangkan beberapa teknologi tambahan untuk meningkatkan efisiensi produksi.

TSMC tetap menangani chip kelas flagship Apple.

Produksi Massal Berpotensi Dimulai 2027

Analis memperkirakan Intel dapat meningkatkan produksi chip Apple secara signifikan pada 2027. Kapasitas produksi kemudian bisa mencapai puncaknya pada 2028.

Baca Juga :  Alienware Aurora 16X 2026 Resmi Rilis, Laptop Gaming Intel Core Ultra dengan RTX 5070

Tahap uji coba pada 2026 menjadi penentu utama kemampuan Intel memenuhi standar ketat Apple.

Belum Ada Pengumuman Resmi

Hingga saat ini, Apple dan Intel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kerja sama tersebut.

Namun, laporan rantai pasok dan analisis industri menunjukkan kedua perusahaan telah memulai tahap uji coba awal.

Jika kerja sama ini berlanjut, Intel berpeluang kembali masuk ke rantai pasok utama Apple setelah lebih dari satu dekade absen.

Dampak ke Industri Semikonduktor

Kerja sama ini dapat mengubah peta persaingan industri semikonduktor global. Intel berpotensi memperkuat bisnis foundry dengan mendapatkan klien besar seperti Apple.

Di sisi lain, Apple memperoleh fleksibilitas lebih besar dalam mengatur pasokan chip untuk berbagai lini produk.

Para analis menilai langkah ini sebagai strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas produksi di tengah tingginya permintaan chip global.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern
Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia
Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media
Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming
YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal
FBI Peringatkan Pengguna Microsoft 365, Serangan AI Pencuri Akun Makin Canggih
WhatsApp Business Error, Telepon dan Suara Panggilan Bermasalah
Google Fitbit Air Resmi Hadir, Smartband Tanpa Layar yang Jadi Andalan Atlet
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:00 WIB

YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal

Berita Terbaru