Mengenal Malware Vect 2.0 yang Hancurkan Data Secara Permanen, Ancaman Baru di Dunia Siber

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin

Foto: Getty Images/Witthaya Prasongsin

trendsberita.com – Peneliti keamanan siber menemukan malware baru bernama Vect 2.0. Malware ini tidak hanya mengunci data korban, tetapi juga menghancurkannya secara permanen.

Berbeda dari ransomware biasa, Vect 2.0 tidak memberi peluang pemulihan data setelah serangan terjadi. Sistem ini justru merusak file sehingga tidak bisa dipulihkan dengan cara apa pun.

Dengan karakter tersebut, Vect 2.0 berubah dari alat pemerasan menjadi alat penghancur data.

Cara Kerja Vect 2.0 yang Lebih Berbahaya

Peneliti menemukan bahwa Vect 2.0 menjalankan proses enkripsi dengan cara yang tidak sempurna. Malware ini membagi file besar menjadi beberapa bagian sebelum memprosesnya.

Namun, sistem gagal menyimpan seluruh komponen penting untuk proses dekripsi. Akibatnya, file tidak bisa dibuka kembali setelah proses berjalan.

Baca Juga :  Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology

Selain itu, malware ini merusak struktur data sehingga file menjadi tidak terbaca. Bahkan, file cadangan dengan ukuran besar juga ikut terkena dampak.

Target Serangan Menyebar Luas

Vect 2.0 menyerang berbagai sistem operasi tanpa batasan tertentu. Malware ini menargetkan Windows, Linux, hingga server virtual seperti ESXi.

Selain itu, pelaku juga menyebarkan malware ini melalui skema Ransomware-as-a-Service (RaaS). Model ini memungkinkan pihak lain ikut menjalankan serangan dengan mudah.

Karena itu, potensi penyebaran Vect 2.0 meningkat secara signifikan di berbagai sektor.

Kesalahan Teknis yang Mengubah Fungsi Malware

Dalam kondisi normal, ransomware mengenkripsi data lalu meminta tebusan. Namun, Vect 2.0 mengalami kesalahan dalam sistem kriptografi.

Sistem enkripsi tidak bekerja dengan benar saat menangani file berukuran besar. Akibatnya, bagian penting dari data hilang selama proses berlangsung.

Baca Juga :  Rahasia Video Konser Anti Blur di Galaxy S26 Ultra: Rekam Low Light Tetap Tajam Tanpa Noise

Hal ini membuat file tidak dapat dipulihkan, bahkan jika korban mencoba membayar tebusan.

Dampak Serangan terhadap Korban

Serangan Vect 2.0 menyebabkan kerugian besar bagi korban, terutama perusahaan yang menyimpan data penting.

Korban kehilangan akses ke file secara permanen karena tidak ada metode pemulihan yang berhasil. Bahkan, pembuat malware juga tidak dapat mengembalikan data tersebut.

Kondisi ini membuat dampak serangan jauh lebih serius dibandingkan ransomware biasa.

Kolaborasi dengan Kelompok Peretas

Kelompok peretas lain juga ikut menyebarkan Vect 2.0 dalam beberapa kasus serangan. Mereka menggunakan malware ini untuk memperluas jangkauan target.

Namun, kesalahan pada sistem malware membuat banyak serangan tidak menghasilkan keuntungan bagi pelaku.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Cocok untuk Gaming dan Multitasking
Samsung Galaxy A27 Diam-Diam Bocor, Samsung Beri Sinyal Peluncuran Resmi Semakin Dekat
Xiaomi Tawarkan Program Upgrade Baterai HP Lawas, Kapasitas Malah Lebih Besar
Samsung Galaxy A37 5G Siap Gempur Pasar Indonesia, Andalkan Nightography dan Baterai Tahan Lama
Kamera Cerdas Galaxy S26 Series Bikin Foto Traveling Tetap Tajam di Semua Kondisi Cahaya
Daftar Harga iPhone 14 Bekas Mei 2026 di Indonesia, Mulai Rp 7 Jutaan
Huawei Gandeng Francesca Amfitheatrof, Garap Jam Tangan Mewah
ASUS ExpertBook Ultra Meluncur di Indonesia, Laptop AI Premium 0,99 Kg Bidik Profesional Modern
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Cocok untuk Gaming dan Multitasking

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

Samsung Galaxy A27 Diam-Diam Bocor, Samsung Beri Sinyal Peluncuran Resmi Semakin Dekat

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:00 WIB

Xiaomi Tawarkan Program Upgrade Baterai HP Lawas, Kapasitas Malah Lebih Besar

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

Samsung Galaxy A37 5G Siap Gempur Pasar Indonesia, Andalkan Nightography dan Baterai Tahan Lama

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kamera Cerdas Galaxy S26 Series Bikin Foto Traveling Tetap Tajam di Semua Kondisi Cahaya

Berita Terbaru