AS Kirim Destroyer dan Kapal Induk ke Selat Hormuz, Ini Kekuatan Militernya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Infografis/ Bukan Selat Hormuz, Ini Jalur Laut yang berbahaya Jika Ditutup/Aristya Rahadian

Foto: Infografis/ Bukan Selat Hormuz, Ini Jalur Laut yang berbahaya Jika Ditutup/Aristya Rahadian

trendsberita – Amerika Serikat dilaporkan mengirim kapal perang jenis destroyer hingga kapal induk ke kawasan Selat Hormuz. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Selain kapal induk, AS juga disebut menyiapkan kapal perusak, pesawat tempur, hingga drone bawah air untuk memperkuat operasi di wilayah tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini menjadi salah satu titik vital perdagangan minyak dunia karena dilalui oleh sebagian besar ekspor minyak global.

Baca Juga :  Putin Siap Bantu dan Dukung Stabilitas Timur Tengah

Kapal induk AS dikenal sebagai salah satu kekuatan militer terbesar di dunia. Kapal ini mampu membawa puluhan pesawat tempur dan helikopter untuk operasi jarak jauh.

Sementara itu, kapal perusak atau destroyer memiliki fungsi utama sebagai pengawal armada. Kapal ini dilengkapi sistem pertahanan udara, anti-kapal selam, dan rudal presisi tinggi.

Baca Juga :  Perundingan Gagal, AS Tuding Iran Tolak Syarat Tak Kembangkan Senjata Nuklir

Kombinasi kekuatan ini membuat kehadiran militer AS di Selat Hormuz dinilai sebagai sinyal kuat terhadap situasi keamanan kawasan.

Langkah tersebut juga memicu kekhawatiran pasar global. Gangguan di Selat Hormuz dapat berdampak pada distribusi minyak dunia dan stabilitas harga energi.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait operasi militer penuh di wilayah tersebut. Namun, peningkatan aktivitas militer terus menjadi sorotan internasional.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan
Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf
Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia
Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
BRICS Makin Kuat, Tantang Dominasi G7 dan Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Negosiasi AS–Iran Buntu, Negara-Negara Arab Mulai Cemas Hadapi Dampak Ketegangan Baru
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Pentagon: Hubungan RI-AS Naik ke Level Strategis Baru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan

Berita Terbaru