Zelensky Terima Gencatan Senjata Rusia Saat Paskah Ortodoks

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Zelensky (Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER)

Foto: Zelensky (Getty Images via AFP/ANNA MONEYMAKER)

trendsberita — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan menerima usulan gencatan senjata yang diajukan Rusia selama perayaan Paskah Ortodoks.

Gencatan senjata tersebut diumumkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 11 April hingga 12 April 2026.

Zelensky menegaskan bahwa Ukraina sejak awal terbuka terhadap upaya penghentian sementara konflik. Ia menyebut negaranya siap mengambil langkah timbal balik untuk menciptakan suasana damai selama perayaan keagamaan tersebut.

“Ukraina telah berulang kali menyatakan siap untuk bertindak secara timbal balik,” ujar Zelensky.

Baca Juga :  Iran Kembali Eksekusi Mati 2 Anggota Kelompok Oposisi Terlaran

Menurutnya, masyarakat di Ukraina dan Rusia sama-sama membutuhkan momen Paskah yang aman tanpa ancaman perang. Ia juga menilai gencatan senjata ini bisa menjadi peluang untuk mendorong langkah nyata menuju perdamaian.

Di sisi lain, Kremlin menyatakan bahwa seluruh operasi tempur akan dihentikan sementara selama periode tersebut. Militer Rusia disebut telah diperintahkan untuk menghentikan serangan di semua lini.

Meski begitu, Rusia tetap berada dalam kondisi siaga selama gencatan senjata berlangsung. Moskow juga meminta Ukraina untuk mematuhi kesepakatan tersebut agar situasi tetap terkendali.

Baca Juga :  Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Paskah Ortodoks sendiri akan jatuh pada 12 April 2026. Perayaan ini menggunakan kalender Julian, sehingga tanggalnya berbeda dengan Paskah yang dirayakan secara umum di dunia.

Langkah gencatan senjata ini dinilai sebagai upaya meredakan ketegangan yang telah berlangsung lama. Namun, belum ada kepastian apakah penghentian sementara ini akan berlanjut menjadi kesepakatan damai yang lebih permanen.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil
Komisi I DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Buka Jalan Solusi Jangka Panjang
Deretan Negara Sambut Baik Gencatan Senjata AS–Iran
5 Berita Internasional Terpopuler: Iran hingga AS Dominasi Sorotan Dunia
Pyongyang Pupuskan Harapan Seoul untuk Berkompromi
Panas Lagi, Korea Selatan Tuduh Korea Utara Tembakkan Proyektil ke Laut Timur
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 April 2026 - 09:30 WIB

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil

Kamis, 9 April 2026 - 08:10 WIB

Komisi I DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Buka Jalan Solusi Jangka Panjang

Rabu, 8 April 2026 - 22:00 WIB

Deretan Negara Sambut Baik Gencatan Senjata AS–Iran

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB