Waspada! Banyak Aplikasi Berbahaya di Google Play Sudah Diunduh Jutaan Kali

Waspada Aplikasi Berbahaya di Google Play Sudah Jutaan Kali Diunduh

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Google Play Store(Doc Google Play)

Google Play Store(Doc Google Play)

Jakarta, trendsberita.com Pengguna Android menghadapi ancaman serius dari aplikasi berbahaya yang beredar di Google Play. Peneliti keamanan siber menemukan bahwa pelaku kejahatan digital terus menyebarkan aplikasi berbahaya, bahkan hingga jutaan orang telah mengunduhnya tanpa menyadari risiko di baliknya.

Selain itu, pelaku kejahatan memanfaatkan celah keamanan dengan menyamarkan aplikasi agar terlihat normal pada tahap awal.

Aplikasi Terlihat Normal, Namun Menjalankan Aktivitas Berbahaya

Pada awalnya, aplikasi berbahaya tampil seperti aplikasi biasa. Namun, setelah pengguna menginstalnya, aplikasi tersebut mulai menjalankan aktivitas mencurigakan di perangkat.

Kemudian, aplikasi tersebut mengunduh komponen tambahan dari server eksternal tanpa izin pengguna. Cara ini membantu pelaku menghindari deteksi awal dari sistem keamanan Google.

Dengan begitu, ancaman baru muncul setelah aplikasi sudah terpasang di banyak perangkat.

Beragam Jenis Malware Mengincar Pengguna

Peneliti keamanan siber menemukan beberapa jenis ancaman yang menyebar melalui aplikasi tersebut. Setiap jenis malware membawa risiko yang berbeda.

Pertama, trojan perbankan mencuri data login aplikasi finansial. Selanjutnya, spyware merekam aktivitas pengguna secara diam-diam dan mengirimkannya ke pihak ketiga.

Selain itu, adware membanjiri layar dengan iklan yang mengganggu dan menurunkan performa perangkat. Bahkan, beberapa aplikasi menjalankan praktik subscription fraud dengan mendaftarkan pengguna ke layanan berbayar tanpa persetujuan jelas.

Baca Juga :  POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia, HP Rp1 Jutaan dengan Baterai 6000 mAh

Dengan demikian, pengguna menghadapi risiko keamanan dan finansial secara bersamaan.

Jutaan Unduhan Terjadi Sebelum Ancaman Terdeteksi

Banyak aplikasi berbahaya berhasil menyebar luas sebelum sistem keamanan mendeteksinya. Pelaku menyebarkan aplikasi secara bertahap sehingga jumlah unduhan terus meningkat.

Selain itu, sebagian pengguna tetap menggunakan aplikasi tersebut karena tidak menyadari adanya aktivitas berbahaya di dalamnya.

Akibatnya, dampak serangan meluas ke berbagai negara dalam waktu singkat.

Sistem Keamanan Masih Menghadapi Tantangan

Google mengandalkan sistem Play Protect untuk memindai aplikasi di Google Play. Namun, pelaku kejahatan terus mengubah strategi mereka agar bisa melewati sistem ini.

Misalnya, aplikasi sering kali terlihat aman saat pertama kali diunggah. Setelah itu, aplikasi baru mengaktifkan fitur berbahaya melalui pembaruan atau koneksi ke server eksternal.

Selain itu, pelaku menyembunyikan kode berbahaya agar sistem keamanan sulit mengenalinya.

Dampak Langsung terhadap Pengguna

Pengguna yang menginstal aplikasi berbahaya bisa mengalami berbagai kerugian. Pelaku dapat mencuri data pribadi seperti kontak, foto, dan pesan.

Baca Juga :  7 HP 1 Jutaan Terbaik Mei 2026, Samsung hingga Oppo Punya Layar 120Hz dan Baterai Jumbo

Selain itu, data perbankan pengguna juga berisiko dicuri dan disalahgunakan untuk transaksi ilegal.

Di sisi lain, perangkat sering mengalami penurunan performa karena aplikasi berjalan terus di latar belakang dan menguras sumber daya.

Google Perketat Pengawasan Aplikasi

Google terus meningkatkan sistem keamanan di Google Play. Perusahaan memperbarui algoritma deteksi dan menghapus aplikasi yang terbukti berbahaya dari platform.

Selain itu, Google membatasi izin aplikasi yang mencurigakan dan memberikan peringatan kepada pengguna sebelum proses instalasi berlangsung.

Namun demikian, Google tetap menekankan bahwa pengguna juga harus aktif menjaga keamanan perangkat mereka.

Cara Menghindari Aplikasi Berbahaya

Pengguna dapat melindungi diri dengan beberapa langkah sederhana. Pertama, mereka perlu membaca ulasan dan rating aplikasi sebelum mengunduh.

Kemudian, pengguna harus memeriksa izin yang diminta oleh aplikasi secara detail.

Selain itu, pengguna sebaiknya hanya mengunduh aplikasi dari pengembang terpercaya. Rutin memperbarui sistem operasi juga membantu meningkatkan keamanan perangkat.

Dengan langkah-langkah tersebut, pengguna dapat mengurangi risiko secara signifikan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral
Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta
PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel
September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI
Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB