Serangan NFC di HP Naik 188%, Ini Modus yang Harus Diwaspadai

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dok Kaspersky)

(Dok Kaspersky)

Jakarta, trendsberita.com – Serangan NFC curi dana terus berkembang karena penggunaan pembayaran digital di ponsel ikut meningkat. Selain itu, laporan keamanan mencatat lonjakan serangan hingga 188 persen dalam empat bulan pertama 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, pelaku kejahatan siber memakai teknologi NFC (Near Field Communication) untuk transaksi nirsentuh. Mereka menyebarkan aplikasi berbahaya dan menipu korban agar memberikan akses ke sistem pembayaran di perangkat mereka.

Akibatnya, banyak korban tidak sadar bahwa ponsel mereka sudah mengirim data kartu ke penyerang secara diam-diam.

Modus Serangan NFC

Peneliti keamanan menemukan beberapa pola serangan yang terus berkembang. Karena itu, pengguna perlu memahami cara kerja serangan ini agar tidak tertipu.

1. Modus langsung

Pertama, pelaku menghubungi korban lewat pesan atau aplikasi chat. Mereka kemudian berpura-pura menjadi pihak bank atau layanan resmi.

Baca Juga :  Mengenal Malware Vect 2.0 yang Hancurkan Data Secara Permanen, Ancaman Baru di Dunia Siber

Selanjutnya, pelaku meminta korban mengunduh aplikasi tertentu. Setelah korban memasang aplikasi itu, pelaku mengarahkan korban menempelkan kartu ke ponsel. Pada saat itu, malware membaca data kartu dan langsung mengirim data itu ke server penyerang.

2. Modus rekayasa balik

Selain itu, pelaku menyebarkan aplikasi palsu yang mirip aplikasi pembayaran resmi.

Kemudian, korban menjadikan aplikasi itu sebagai metode pembayaran utama. Setelah aktif, aplikasi menghasilkan sinyal NFC palsu untuk transaksi ilegal.

Dengan begitu, sistem mencatat transaksi seolah-olah korban sendiri yang melakukan transaksi, padahal penyerang mengendalikan proses dari jarak jauh.

Kenapa Serangan Ini Berbahaya?

Serangan NFC tidak hanya mencuri data, tetapi juga langsung menguras saldo rekening korban. Banyak korban baru sadar setelah melihat transaksi kecil yang terus muncul tanpa izin.

Selain itu, malware NFC juga:

  • Mencuri data kartu debit dan kredit
  • Mengambil PIN dan data transaksi
  • Mengalihkan pembayaran tanpa sepengetahuan korban
  • Menyamar sebagai aplikasi resmi
Baca Juga :  Pakai VPN Tidak Berlaku? Aturan Baru di Utah Bikin Akses Internet Berubah Total

Peneliti keamanan menilai serangan ini sulit dikenali karena tampil seperti transaksi normal.

Faktor yang Membuat Serangan Meningkat

Beberapa faktor ikut mendorong lonjakan serangan NFC:

  • Pertama, penggunaan pembayaran digital terus naik
  • Kedua, banyak aplikasi beredar di luar toko resmi
  • Ketiga, pengguna masih kurang waspada
  • Keempat, teknik phishing semakin meyakinkan

Dengan kata lain, semakin banyak orang memakai “tap-to-pay”, semakin besar peluang pelaku memanfaatkan celah ini.

Cara Menghindari Serangan NFC

Pengguna bisa menekan risiko dengan langkah sederhana berikut:

  • Unduh aplikasi hanya dari toko resmi
  • Hindari aplikasi yang meminta akses berlebihan
  • Matikan NFC saat tidak dipakai
  • Jangan tempelkan kartu ke aplikasi tidak dikenal
  • Aktifkan PIN atau biometrik di ponsel

Langkah kecil ini bisa mencegah kerugian besar.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral
Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta
PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel
September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI
Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB