RI Desak Perserikatan Bangsa-Bangsa Bertindak Usai Prajurit TNI Jadi Korban di Lebanon

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok. Reuters

Foto: dok. Reuters

Trendsberita – Pemerintah Indonesia mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera mengambil tindakan tegas setelah sejumlah prajurit TNI menjadi korban dalam misi perdamaian di Lebanon.

Insiden terbaru terjadi di Lebanon selatan, di mana tiga prajurit TNI dilaporkan terluka akibat ledakan. Peristiwa ini menambah daftar panjang korban setelah sebelumnya tiga prajurit gugur dalam serangan pada akhir Maret.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan kecaman keras atas serangan tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia menuntut adanya investigasi menyeluruh terhadap insiden yang menimpa pasukan perdamaian.

Baca Juga :  Komisi I DPR: Penarikan TNI dari Lebanon Harus Dikaji Matang, Jangan Tergesa-gesa

Menurutnya, prajurit TNI yang bertugas di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) tidak dilengkapi untuk operasi tempur, melainkan untuk menjaga perdamaian. Karena itu, keamanan mereka harus dijamin penuh oleh semua pihak.

Pemerintah Indonesia juga meminta PBB melakukan evaluasi serius terhadap sistem perlindungan pasukan perdamaian. Hal ini dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Baca Juga :  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Selain itu, Indonesia melalui perwakilannya di New York telah meminta Dewan Keamanan PBB menggelar rapat untuk membahas situasi tersebut.

Data sementara menunjukkan, hingga saat ini sedikitnya 11 prajurit TNI telah menjadi korban dalam berbagai insiden di Lebanon, baik yang gugur maupun terluka.

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan personel yang bertugas dalam misi perdamaian harus menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan dan kebijakan internasional.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
Zelensky Terima Gencatan Senjata Rusia Saat Paskah Ortodoks
Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil
Komisi I DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Buka Jalan Solusi Jangka Panjang
Deretan Negara Sambut Baik Gencatan Senjata AS–Iran
5 Berita Internasional Terpopuler: Iran hingga AS Dominasi Sorotan Dunia
Pyongyang Pupuskan Harapan Seoul untuk Berkompromi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 April 2026 - 09:30 WIB

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil

Kamis, 9 April 2026 - 08:10 WIB

Komisi I DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Buka Jalan Solusi Jangka Panjang

Rabu, 8 April 2026 - 22:00 WIB

Deretan Negara Sambut Baik Gencatan Senjata AS–Iran

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB