Ray Rangkuti Soroti Peran Militer di Ruang Sipil, Singgung Kasus Andrie Yunus

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti. Foto: Ricardo/JPNN

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti. Foto: Ricardo/JPNN

trendsberita.com – Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menyoroti meningkatnya peran militer dalam ruang sipil. Ia menyampaikan kritik tersebut dalam diskusi publik tentang relasi sipil dan militer di Indonesia.

Dalam forum itu, Ray menilai tren ini berpotensi mengaburkan batas antara ranah sipil dan militer. Selain itu, ia langsung mengaitkan fenomena tersebut dengan dugaan operasi intelijen dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus.

Ray Kritik Perluasan Peran Militer

Ray menegaskan bahwa militer seharusnya fokus pada pertahanan negara dari ancaman luar. Namun, ia melihat kecenderungan militer masuk ke wilayah sipil yang menjadi tanggung jawab institusi lain.

Menurutnya, kondisi ini bisa memicu respons berlebihan terhadap kritik publik. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah menjaga batas yang jelas antara fungsi sipil dan militer.

Baca Juga :  Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc

Selain itu, Ray mendorong pembaruan dalam pendidikan militer. Ia ingin lembaga pendidikan militer menanamkan nilai perlindungan terhadap warga negara secara lebih kuat.

Sorotan pada Kasus Andrie Yunus

Ray juga menyoroti penanganan kasus Andrie Yunus. Ia mempertanyakan relevansi keterlibatan unsur militer dalam kasus tersebut.

Di sisi lain, ia meminta aparat penegak hukum menangani perkara ini secara terbuka. Dengan demikian, publik bisa menilai proses hukum secara objektif.

Ia menilai proses hukum harus berjalan di peradilan umum. Langkah ini penting agar semua pihak bisa menjaga akuntabilitas dan keadilan.

Baca Juga :  Gaji Pensiunan PNS Cair Tepat Waktu, Ini 2 Hal Penting yang Harus Dilakukan

Risiko terhadap Kebebasan Sipil

Ray mengingatkan bahwa peningkatan peran militer di ruang sipil dapat mengganggu kebebasan berpendapat. Ia menegaskan bahwa kritik terhadap negara merupakan bagian dari demokrasi.

Selain itu, ia menilai negara harus melindungi warga yang menyampaikan pendapat. Tanpa perlindungan tersebut, ruang demokrasi bisa menyempit.

Karena itu, ia mengajak semua pihak menjaga keseimbangan antara keamanan dan kebebasan sipil.

Dorong Penguatan Supremasi Sipil

Di sisi lain, Ray mendorong penguatan supremasi sipil. Ia menilai demokrasi membutuhkan kontrol sipil yang kuat terhadap institusi negara.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah melanjutkan reformasi sektor keamanan. Dengan langkah tersebut, negara bisa menjaga kepercayaan publik sekaligus memperkuat demokrasi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG Minta Warga Waspada
Polemik Tuntutan 18 Tahun Penjara untuk Nadiem dalam Kasus Chromebook
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dollar AS, Kelas Menengah Bawah Mulai Terjepit Harga Pangan dan Biaya Hidup
Purbaya Pastikan Kenaikan Royalti SDA Ditunda, Pemerintah Siapkan Sumber Baru Rp200 Triliun
Rupiah Tembus Rekor Terendah, Bank Jual Dolar AS Nyaris Rp17.700
Harga Bensin Melonjak, Restoran Cepat Saji Mulai Keluhkan Penurunan Penjualan
Polri Pindahkan 321 WNA Pelaku Judi Online ke Kantor Imigrasi
Polsek Pangkalan Kerinci Monitoring Lahan Jagung Warga untuk Dukung Ketahanan Pangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:00 WIB

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Tanimbar Maluku, BMKG Minta Warga Waspada

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polemik Tuntutan 18 Tahun Penjara untuk Nadiem dalam Kasus Chromebook

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dollar AS, Kelas Menengah Bawah Mulai Terjepit Harga Pangan dan Biaya Hidup

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Purbaya Pastikan Kenaikan Royalti SDA Ditunda, Pemerintah Siapkan Sumber Baru Rp200 Triliun

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Tembus Rekor Terendah, Bank Jual Dolar AS Nyaris Rp17.700

Berita Terbaru

Ilustrasi akun Gmail. (Foto: Pinterest)

Teknologi

Pengguna Baru Google Kini Hanya Mendapat 5GB Penyimpanan Gratis

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:00 WIB