Harga Emas Antam (ANTM) Melonjak Rp 10.000, Investor Kembali Optimistis di Tengah Fluktuasi G

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Antam (ANTM). (Foto: Antara)

Emas Antam (ANTM). (Foto: Antara)

JAKARTA, trendsberita.com Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat pada pekan ini. Harga emas naik Rp 10.000 per gram dalam periode perdagangan 4–9 Mei 2026.

Kenaikan ini mendorong minat investor ritel. Banyak investor kembali membeli emas sebagai aset lindung nilai saat kondisi global masih bergejolak.

Pergerakan Harga Emas Sepekan

Harga emas Antam berada di Rp 2.795.000 per gram pada Senin (4/5/2026). Pada Selasa (5/5), harga turun ke Rp 2.760.000 per gram.

Pasar kemudian bergerak naik pada Rabu (6/5). Harga melonjak Rp 30.000 dan kembali ke Rp 2.790.000 per gram.

Tren penguatan berlanjut pada Kamis (7/5). Harga naik ke Rp 2.840.000 per gram dan menjadi level tertinggi pekan itu.

Baca Juga :  BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot

Pada Jumat (8/5), harga terkoreksi tipis Rp 1.000. Harga bertahan di Rp 2.839.000 per gram hingga Sabtu (9/5).

Secara keseluruhan, emas mencatat kenaikan Rp 10.000 dalam sepekan.

Harga Buyback Stabil

Harga buyback emas Antam bergerak stabil sepanjang pekan. Pada Sabtu (9/5), harga buyback berada di Rp 2.644.000 per gram.

Investor memantau harga ini untuk menentukan waktu terbaik menjual emas ke Antam.

Faktor Global Mendorong Harga

Pasar global memberi pengaruh besar terhadap pergerakan emas. Nilai dolar AS bergerak fluktuatif sepanjang pekan.

Ekspektasi suku bunga The Federal Reserve juga memengaruhi sentimen pasar. Ketidakpastian geopolitik ikut meningkatkan permintaan emas.

Saat dolar melemah, investor global mendorong harga emas naik. Kondisi ini membuat emas lebih menarik sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga :  Arah Harga Emas Pekan Depan Masih Dibayangi Tekanan Global

Permintaan Emas Domestik Tetap Kuat

Permintaan emas fisik di Indonesia tetap tinggi. Investor ritel terus membeli emas untuk menjaga nilai aset.

Banyak investor memilih emas karena dianggap lebih stabil dibanding instrumen lain. Inflasi dan ketidakpastian ekonomi memperkuat minat tersebut.

Ketentuan Pajak Transaksi

Pemerintah mengenakan pajak pada transaksi emas di atas Rp 10 juta. Pemilik NPWP membayar PPh 22 sebesar 1,5%.

Sementara itu, non-NPWP membayar 3%. Antam langsung memotong pajak saat proses buyback.

Prospek Harga Emas

Analis memperkirakan harga emas masih berpotensi naik. Arah kebijakan suku bunga AS menjadi faktor utama pergerakan pasar.

Jika ketidakpastian global berlanjut, emas berpeluang melanjutkan penguatan. Namun, investor tetap perlu mewaspadai volatilitas jangka pendek.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP iQOO Terbaru 2026, Performa Gaming Kencang
Harga Emas Hari Ini 27 Juli 2026 Melonjak, Naik Rp14.772 per Gram
IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah
Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar
BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot
Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar
Ahli Buka-bukaan Soal Harga Emas Sepekan ke Depan, Ini Prediksinya
Bitcoin Jatuh Lagi, Dua Sentimen Ini Bikin Pasar Kripto Tertekan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 22:41 WIB

Harga Emas Hari Ini 27 Juli 2026 Melonjak, Naik Rp14.772 per Gram

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:00 WIB

BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:33 WIB