Trendsberita – Sejumlah negara menyambut positif kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang berlaku selama dua pekan. Kesepakatan ini dinilai sebagai langkah awal menuju deeskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebagai mediator, Pakistan menyampaikan dukungan penuh terhadap kesepakatan tersebut. Perdana Menteri Shehbaz Sharif bahkan mengundang kedua pihak untuk melanjutkan perundingan di Islamabad guna menyelesaikan konflik secara menyeluruh.
Dukungan juga datang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyerukan semua pihak untuk mematuhi kesepakatan tersebut dan menjadikannya jalan menuju perdamaian jangka panjang.
Sejumlah negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, Qatar, dan Mesir juga menyambut baik langkah tersebut. Mereka menilai gencatan senjata sebagai peluang penting untuk menurunkan ketegangan dan memulihkan stabilitas kawasan.
Selain itu, sejumlah negara lain seperti Indonesia, Jepang, dan Malaysia turut memberikan respons positif. Mereka mendorong kedua pihak untuk menjaga komitmen dan menghindari eskalasi lanjutan.
Kesepakatan gencatan senjata ini diharapkan membuka jalan bagi dialog lanjutan. Meski demikian, banyak pihak menilai situasi masih rentan dan membutuhkan komitmen kuat dari semua pihak untuk menjaga stabilitas.









