Apa Itu Hantavirus? Dokter Jelaskan Penularannya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: TribunNews

Foto: TribunNews

Jakarta, trendsberita.comHantavirus merupakan kelompok virus yang dapat menyebabkan gangguan serius pada paru-paru, pembuluh darah, hingga ginjal manusia. Virus ini berasal dari hewan pengerat seperti tikus dan menyebar melalui urine, kotoran, maupun air liur hewan yang terinfeksi.

Selain itu, dokter menjelaskan bahwa hantavirus termasuk penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Hantavirus Menyebar Lewat Tikus

Dokter menjelaskan bahwa manusia dapat tertular hantavirus ketika menghirup partikel udara yang terkontaminasi virus dari kotoran atau urine tikus.

Selain itu, seseorang juga bisa terinfeksi setelah menyentuh benda yang terkena cairan tikus lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

Dalam beberapa kasus, gigitan tikus yang terinfeksi juga dapat menularkan virus ke manusia.

Gejala Awal Mirip Flu

Gejala awal hantavirus sering menyerupai flu biasa sehingga banyak orang tidak langsung menyadarinya.

Baca Juga :  WHO Pastikan Hantavirus di MV Hondius Tak Sebahaya COVID-19, Risiko Pandemi Dinilai Rendah

Penderita biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, lemas, hingga gangguan pencernaan seperti mual dan muntah.

Namun, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi lebih serius dalam beberapa hari.

Selanjutnya, penderita bisa mengalami batuk, sesak napas, penumpukan cairan di paru-paru, hingga gangguan jantung.

Hantavirus Bisa Sebabkan Gangguan Paru dan Ginjal

Hantavirus dapat memicu dua kondisi utama, yaitu Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dan Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS).

HPS menyerang paru-paru dan dapat menyebabkan gagal napas. Sementara itu, HFRS menyerang ginjal dan pembuluh darah sehingga memicu perdarahan hingga gagal ginjal akut.

Karena itu, dokter meminta masyarakat tidak menganggap remeh gejala infeksi yang muncul setelah kontak dengan tikus.

Baca Juga :  Diabetes di Usia Muda Meningkat, Ini Gejala Awal yang Sering Diabaikan

Penularan Antar Manusia Sangat Jarang

Sebagian besar hantavirus menyebar dari tikus ke manusia, bukan antarmanusia.

Meski demikian, beberapa penelitian menemukan strain tertentu seperti Andes hantavirus dapat menular antarmanusia dalam kondisi terbatas.

Namun, Kementerian Kesehatan menyatakan strain hantavirus yang ditemukan di Indonesia sejauh ini belum menunjukkan penularan antarmanusia.

“Untuk di Serang, itu hanya menginfeksi tikus saja,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni.

Cara Mencegah Infeksi Hantavirus

Dokter menyarankan masyarakat menjaga kebersihan rumah dan menghindari kontak langsung dengan tikus.

Selain itu, masyarakat perlu menutup akses masuk tikus, menyimpan makanan dengan aman, serta memakai masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang terkontaminasi kotoran tikus.

Dengan demikian, risiko penularan hantavirus dapat ditekan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan
Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok
Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS
Diabetes di Usia Muda Meningkat, Ini Gejala Awal yang Sering Diabaikan
Kemenkes Ungkap 663 Ribu Anak Indonesia Alami Lonjakan Tekanan Darah, Jadi Alarm Kesehatan Nasional
Musim Hujan Picu Risiko DBD dan Hantavirus, Gejala Awal Sering Mirip
Wamenkes Soroti Diabetes dan Penyakit Jantung pada Anak Usia Muda
Penyakit Jantung Ancam Gen Z di Malaysia, Ternyata Dipicu Kebiasaan Konsumsi Ini
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:00 WIB

Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:00 WIB

Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00 WIB

Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

Apa Itu Hantavirus? Dokter Jelaskan Penularannya

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:00 WIB

Diabetes di Usia Muda Meningkat, Ini Gejala Awal yang Sering Diabaikan

Berita Terbaru