Akademisi Kritisi Pengaruh AI Smartwatch, Teknologi Dinilai Mulai Mengubah Kebiasaan Manusia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecerdasan buatan (ilustrasi). | Freepik/rawpixel

Kecerdasan buatan (ilustrasi). | Freepik/rawpixel

Jakarta, trendsberita.com – Perkembangan perangkat pintar berbasis kecerdasan buatan semakin mengubah cara manusia menjalani aktivitas sehari-hari. Salah satu perangkat yang mendapat sorotan adalah AI smartwatch, perangkat wearable yang kini tidak hanya mencatat aktivitas fisik, tetapi juga mulai memberikan rekomendasi dan membaca pola perilaku pengguna.

Sejumlah akademisi menilai perkembangan ini membawa manfaat besar, tetapi juga memunculkan tantangan baru terkait hubungan manusia dan teknologi.

AI Smartwatch Hadir Lebih dari Sekadar Alat Pendukung

Smartwatch generasi baru tidak lagi berfungsi sebagai alat penunjuk waktu atau pelacak langkah.

Perangkat ini mampu membaca data tubuh seperti detak jantung, kualitas tidur, pola aktivitas, hingga menghasilkan rekomendasi berbasis algoritma. Kemampuan tersebut membuat perangkat menjadi semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, penggunaan teknologi yang semakin intens juga memunculkan pertanyaan mengenai batas antara bantuan teknologi dan ketergantungan pengguna.

Baca Juga :  9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern

Akademisi Ingatkan Manusia Tetap Jadi Pengendali

Dalam kajian yang disorot, akademisi menekankan bahwa manusia tetap harus menjadi pihak yang mengendalikan teknologi.

Ressa Uli Patrissia menyampaikan bahwa meskipun teknologi memberi banyak manfaat, pengguna perlu menjaga kemampuan mengambil keputusan secara mandiri.

Ia mengingatkan, “Jangan tergantung sepenuhnya pada teknologi, apalagi diarahkan oleh teknologi.”

Pandangan tersebut menyoroti pentingnya kesadaran pengguna ketika berinteraksi dengan perangkat berbasis AI.

Data Tubuh dan Privasi Jadi Perhatian

AI smartwatch bekerja dengan mengumpulkan data dalam jumlah besar agar dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih personal.

Data tersebut dapat mencakup:

  • detak jantung
  • pola tidur
  • aktivitas harian
  • kebiasaan penggunaan

Karena itu, akademisi menilai literasi digital dan pemahaman mengenai penggunaan data menjadi semakin penting di era perangkat pintar.

Hubungan Manusia dan Teknologi Makin Kompleks

Ketua Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, Dr. Prasetya Yoga Santosa, menilai perkembangan ini menunjukkan arah baru dalam ilmu komunikasi.

Baca Juga :  Huawei Gandeng Francesca Amfitheatrof, Garap Jam Tangan Mewah

Menurutnya, masyarakat kini memasuki fase ketika interaksi tidak lagi hanya terjadi antarmanusia, tetapi juga melibatkan data, algoritma, kecerdasan buatan, dan perangkat digital.

Selain itu, sejumlah akademisi juga mengingatkan bahwa penggunaan AI secara berlebihan berpotensi menurunkan kebiasaan berpikir kritis jika manusia mulai menyerahkan terlalu banyak keputusan kepada sistem otomatis.

Keseimbangan Jadi Kunci Penggunaan AI

Para peneliti menilai solusi terbaik bukan menjauhi teknologi, melainkan menempatkan AI sebagai alat bantu.

Pengguna tetap perlu mempertahankan kemampuan berpikir, mengambil keputusan, dan memahami konsekuensi penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan tersebut, AI smartwatch dapat membantu meningkatkan kualitas hidup tanpa mengurangi peran manusia sebagai pengambil keputusan utama.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern
Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia
Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media
Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming
YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal
FBI Peringatkan Pengguna Microsoft 365, Serangan AI Pencuri Akun Makin Canggih
WhatsApp Business Error, Telepon dan Suara Panggilan Bermasalah
Google Fitbit Air Resmi Hadir, Smartband Tanpa Layar yang Jadi Andalan Atlet
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:00 WIB

9 Gadget Wajib 2026 untuk Penunjang Produktivitas Kerja Modern

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Spesifikasi dan Harga Motorola Edge 70 Fusion di Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB

Google Perbarui Android Auto, Pengendara Kini Lebih Mudah Ganti Aplikasi Media

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Intel Arc G3 Resmi Meluncur, Intel Masuk Pasar Handheld Gaming

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:00 WIB

YouTube Punya Fitur AI Baru, Feed Video Kini Bisa Lebih Personal

Berita Terbaru