Primaya Hospital Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi Ablasi Non-Radiasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok Primaya

Dok Primaya

JAKARTA, trendsberita.com Primaya Hospital terus memperkuat layanan kesehatan jantung melalui penerapan teknologi ablasi non-radiasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan medis modern dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi bagi pasien dan tenaga medis.

Teknologi tersebut mulai digunakan untuk menangani gangguan irama jantung atau aritmia tanpa paparan radiasi sinar-X yang selama ini umum dipakai dalam prosedur konvensional.

Inovasi ini sekaligus mempertegas komitmen Primaya Hospital Group dalam mengembangkan layanan jantung dan pembuluh darah berbasis teknologi mutakhir.

Teknologi Baru Minim Paparan Radiasi

Teknologi ablasi non-radiasi memanfaatkan sistem pemetaan jantung tiga dimensi atau 3D mapping. Sistem ini membantu dokter memetakan titik gangguan listrik di jantung secara presisi tanpa bantuan fluoroskopi berbasis sinar-X.

Dengan metode tersebut, dokter dapat melakukan tindakan ablasi secara lebih aman dan akurat.

Primaya Hospital menilai teknologi ini memberi manfaat besar bagi pasien, terutama mereka yang membutuhkan tindakan berulang atau memiliki risiko tinggi terhadap paparan radiasi.

Selain itu, teknologi tersebut juga membantu melindungi tenaga medis yang setiap hari berada di ruang tindakan jantung.

Tingkat Keamanan dan Akurasi Lebih Tinggi

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Primaya Hospital menjelaskan bahwa teknologi ablasi non-radiasi mampu meningkatkan kenyamanan pasien selama prosedur berlangsung.

Sistem pemetaan digital membuat dokter lebih mudah menentukan titik sumber gangguan irama jantung. Karena itu, tindakan medis dapat berjalan lebih cepat dan presisi.

Baca Juga :  The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation

“Teknologi ini membantu kami melakukan tindakan dengan tingkat akurasi yang lebih baik tanpa bergantung pada paparan radiasi,” ujar salah satu dokter spesialis jantung Primaya Hospital.

Metode ini juga dinilai cocok untuk pasien usia muda dan pasien dengan kebutuhan tindakan jangka panjang.

Primaya Fokus Kembangkan Layanan Unggulan

Primaya Hospital Group terus memperluas layanan unggulan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Penguatan layanan jantung menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

Perusahaan juga aktif menghadirkan fasilitas medis modern di berbagai rumah sakit yang berada dalam jaringan Primaya Hospital Group.

PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk dengan kode saham PRAY menilai layanan spesialis berteknologi tinggi menjadi salah satu pendorong pertumbuhan bisnis rumah sakit.

Selain memperkuat layanan jantung, Primaya juga mengembangkan pusat layanan saraf, kanker, ortopedi, dan rehabilitasi medis di sejumlah cabang rumah sakitnya.

Permintaan Layanan Jantung Terus Meningkat

Kebutuhan layanan kesehatan jantung di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan gaya hidup, tingkat stres, serta pola makan menjadi faktor yang memicu kenaikan kasus penyakit jantung dan gangguan irama jantung.

Kondisi tersebut mendorong rumah sakit untuk menghadirkan layanan yang lebih modern dan efisien.

Primaya melihat peluang besar pada layanan kesehatan berbasis teknologi tinggi karena masyarakat kini semakin memperhatikan kualitas penanganan medis.

Baca Juga :  Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Strategi Tingkatkan Daya Saing Rumah Sakit

Penguatan teknologi medis juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing di industri rumah sakit nasional.

Primaya Hospital Group saat ini terus melakukan ekspansi layanan dan pengembangan fasilitas kesehatan di berbagai daerah. Perusahaan menargetkan pertumbuhan bisnis dua digit pada 2026 melalui optimalisasi layanan dan peningkatan utilisasi rumah sakit.

Manajemen menilai layanan spesialis dengan margin tinggi akan menjadi motor pertumbuhan baru perusahaan.

Industri Kesehatan Dinilai Masih Prospektif

Prospek industri rumah sakit di Indonesia masih dinilai positif dalam jangka panjang. Pertumbuhan kelas menengah dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap layanan kesehatan ikut mendukung perkembangan sektor ini.

Primaya Hospital juga melihat kebutuhan layanan kesehatan modern terus meningkat, terutama untuk penyakit kritis seperti jantung dan stroke.

Karena itu, perusahaan terus berinvestasi pada teknologi medis, pengembangan sumber daya manusia, dan perluasan jaringan rumah sakit.

Saham PRAY Ikut Jadi Sorotan

Langkah ekspansi layanan kesehatan modern turut menarik perhatian pelaku pasar modal terhadap saham PRAY.

PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk merupakan salah satu emiten rumah sakit swasta yang fokus pada pasar menengah hingga atas di Indonesia.

Pelaku pasar menilai pengembangan layanan unggulan dapat memperkuat kinerja operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Australia Pastikan 6 Penumpang Terinfeksi Hantavirus dalam Kondisi Sehat
Suspek Hantavirus di Kulon Progo Dipastikan Negatif, Dinkes Tetap Minta Warga Waspada
Heboh Hantavirus, dr. Tirta Minta Publik Tak Panik dan Ungkap Cara Sederhana Mencegahnya
Samsung Hadirkan Terobosan Galaxy Watch untuk Prediksi Risiko Pingsan
WHO Pastikan Hantavirus di MV Hondius Tak Sebahaya COVID-19, Risiko Pandemi Dinilai Rendah
Bukan Hantu, Ini Penyebab Rasa Merinding di Bangunan Tua Menurut Sains
Campak Dewasa Kian Mengkhawatirkan, Kenali Gejala dan Cara Penularannya Sejak Dini
Cegah Penularan Campak, Lebih dari 15 Ribu Tenaga Medis di Aceh Diimunisasi Vaksin MR
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:00 WIB

Australia Pastikan 6 Penumpang Terinfeksi Hantavirus dalam Kondisi Sehat

Senin, 11 Mei 2026 - 09:00 WIB

Suspek Hantavirus di Kulon Progo Dipastikan Negatif, Dinkes Tetap Minta Warga Waspada

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:00 WIB

Primaya Hospital Perkuat Layanan Jantung dengan Teknologi Ablasi Non-Radiasi

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:00 WIB

Heboh Hantavirus, dr. Tirta Minta Publik Tak Panik dan Ungkap Cara Sederhana Mencegahnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:00 WIB

Samsung Hadirkan Terobosan Galaxy Watch untuk Prediksi Risiko Pingsan

Berita Terbaru