Samsung Hadirkan Terobosan Galaxy Watch untuk Prediksi Risiko Pingsan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Samsung

Foto: Samsung

Jakarta, trendsberita.com — Samsung Electronics mengumumkan terobosan baru di bidang teknologi kesehatan wearable melalui Galaxy Watch. Perangkat ini kini mampu membantu memprediksi risiko pingsan sebelum kejadian terjadi.

Melalui riset bersama rumah sakit dan universitas di Korea Selatan, Samsung mengembangkan sistem berbasis kecerdasan buatan (AI) yang menganalisis kondisi tubuh pengguna secara real-time. Selain itu, teknologi ini menjadi langkah besar dalam pengembangan fitur kesehatan preventif pada smartwatch.

Fokus pada Deteksi Vasovagal Syncope

Samsung menargetkan kondisi Vasovagal Syncope (VVS), salah satu penyebab paling umum pingsan. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah dan detak jantung turun secara tiba-tiba.

Akibatnya, seseorang bisa kehilangan kesadaran dalam waktu singkat. Namun demikian, deteksi dini dapat membantu mengurangi risiko cedera akibat jatuh.

Samsung mengembangkan sistem ini agar Galaxy Watch mampu mengenali pola tubuh sebelum pingsan terjadi.

Kolaborasi Riset dengan Institusi Medis

Untuk mengembangkan teknologi ini, Samsung bekerja sama dengan Chung-Ang University Gwangmyeong Hospital di Korea Selatan. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan analisis data dari pasien dengan gejala sinkop.

Baca Juga :  Cara Mencegah Layar HP Diintip di Tempat Umum: Privacy Display di Galaxy S26 Ultra Hadirkan Solusi Canggih

Para peneliti menggunakan Galaxy Watch yang dilengkapi sensor photoplethysmography (PPG). Sensor ini mengukur perubahan aliran darah melalui kulit.

Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan algoritma AI untuk membaca pola perubahan detak jantung.

Prediksi Hingga 5 Menit Sebelum Pingsan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memprediksi risiko pingsan hingga lima menit sebelum kejadian. Selain itu, tingkat akurasi prediksi mencapai 84,6 persen dengan sensitivitas klinis sekitar 90 persen.

Dengan demikian, pengguna memiliki waktu untuk duduk, beristirahat, atau mencari bantuan sebelum kehilangan kesadaran.

Di sisi lain, teknologi ini juga berpotensi mengurangi risiko cedera akibat jatuh mendadak.

Cara Kerja Teknologi di Galaxy Watch

Samsung menjelaskan bahwa sistem ini bekerja melalui tiga tahap utama.

Pertama, Galaxy Watch mengumpulkan data detak jantung secara terus-menerus. Kemudian, perangkat menganalisis variasi detak jantung atau Heart Rate Variability (HRV).

Baca Juga :  Samsung Galaxy S26 Series Andalkan AI Canggih untuk Multitasking Lebih Mudah

Setelah itu, algoritma AI memproses data tersebut untuk mendeteksi pola yang mengarah pada risiko pingsan.

Karena itu, sistem dapat memberikan peringatan dini sebelum kondisi kritis terjadi.

Dampak untuk Kesehatan Pengguna

Samsung menilai teknologi ini dapat meningkatkan keamanan pengguna, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat pingsan. Selain itu, fitur ini juga membantu pengguna yang aktif bergerak atau beraktivitas fisik tinggi.

Lebih jauh lagi, inovasi ini memperkuat posisi Galaxy Watch sebagai perangkat kesehatan digital, bukan sekadar jam tangan pintar.

Langkah Lanjutan Samsung di Wearable Health

Ke depan, Samsung berencana memperluas fitur kesehatan berbasis AI di perangkat wearable mereka. Misalnya, pemantauan jantung lanjutan, analisis stres, hingga deteksi kondisi medis lainnya.

Dengan demikian, Galaxy Watch akan semakin berperan sebagai alat pemantauan kesehatan pribadi yang proaktif.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Peningkatan Kamera Galaxy S26 Ultra Menurut Content Creator Travel Andy Garcia
WHO Pastikan Hantavirus di MV Hondius Tak Sebahaya COVID-19, Risiko Pandemi Dinilai Rendah
Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Cocok untuk Gaming dan Multitasking
Samsung Galaxy A27 Diam-Diam Bocor, Samsung Beri Sinyal Peluncuran Resmi Semakin Dekat
Xiaomi Tawarkan Program Upgrade Baterai HP Lawas, Kapasitas Malah Lebih Besar
Samsung Galaxy A37 5G Siap Gempur Pasar Indonesia, Andalkan Nightography dan Baterai Tahan Lama
Kamera Cerdas Galaxy S26 Series Bikin Foto Traveling Tetap Tajam di Semua Kondisi Cahaya
Daftar Harga iPhone 14 Bekas Mei 2026 di Indonesia, Mulai Rp 7 Jutaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:00 WIB

Samsung Hadirkan Terobosan Galaxy Watch untuk Prediksi Risiko Pingsan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:30 WIB

Tiga Peningkatan Kamera Galaxy S26 Ultra Menurut Content Creator Travel Andy Garcia

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:00 WIB

WHO Pastikan Hantavirus di MV Hondius Tak Sebahaya COVID-19, Risiko Pandemi Dinilai Rendah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:00 WIB

Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Cocok untuk Gaming dan Multitasking

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:00 WIB

Samsung Galaxy A27 Diam-Diam Bocor, Samsung Beri Sinyal Peluncuran Resmi Semakin Dekat

Berita Terbaru