Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Pentagon: Hubungan RI-AS Naik ke Level Strategis Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menerima kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin pada Senin (13/4/2026). (US Department of War)

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menerima kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin pada Senin (13/4/2026). (US Department of War)

Washington DC, trendsberita– Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan resmi ke Pentagon. Selain itu, pertemuan ini menandai peningkatan hubungan pertahanan Indonesia-AS ke tingkat strategis. Akibatnya, kedua negara sepakati kerjasama militer yang lebih erat.

Latar Belakang Kunjungan Menhan RI ke Pentagon

Pertama, Sjafrie Sjamsoeddin bertemu Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, di markas pertahanan Amerika. Kedua, kunjungan ini bagian dari diplomasi aktif Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, agenda bahas isu Indo-Pasifik, termasuk Laut China Selatan.

Misalnya, Sjafrie tekankan komitmen Indonesia jaga stabilitas kawasan. Sementara itu, Austin puji peran RI sebagai mitra strategis. Dengan demikian, keduanya sepakati hubungan RI-AS naik level.

Baca Juga :  May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan

Poin Utama Kesepakatan di Pentagon

Untuk memulai, kedua Menhan sepakati perluas latihan militer gabungan. Yaitu, program Garuda Shield diperluas skala dan frekuensi. Lebih lanjut, AS janjikan bantuan alutsista modern untuk TNI.

Selain itu, bahas kerjasama intelijen agar cegah ancaman terorisme regional. Pada akhirnya, Sjafrie undang Austin kunjungi Indonesia tahun depan.

Secara khusus, Menhan RI sampaikan, “Indonesia-AS bangun kemitraan saling menguntungkan.” Akibatnya, Pentagon konfirmasi komitmen jangka panjang.

Dampak Positif Hubungan RI-AS yang Naik Level

Setelah pertemuan, TNI peroleh akses teknologi canggih AS. Kapten TNI, misalnya, ikut pelatihan elite di Fort Bragg. Oleh karena itu, kapabilitas pertahanan Indonesia terus meningkat.

Baca Juga :  Pyongyang Pupuskan Harapan Seoul untuk Berkompromi

Pada kesempatan ini, hubungan RI-AS capai fase baru pasca-Perang Dingin. Target utama: Hadapi dinamika geopolitik Asia Tenggara.

Alasan Strategis Kunjungan Sjafrie ke AS

Pertama-tama, perkuat posisi Indonesia di Indo-Pasifik. Kedua, diversifikasi mitra pertahanan selain Rusia/Cina. Akhirnya, dukung visi “Indonesia Emas 2045”.

Dengan tambahan ini, Kementerlan RI optimis capai swasembada alutsista.

Prospek Kerjasama Militer RI-AS ke Depan

Dengan kesepakatan ini, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yakin hubungan bilateral makin kuat. Selanjutnya, rencana MoU baru soal cyber defense. Mari dukung diplomasi pertahanan RI!

Ikuti update berita Menhan RI dan hubungan Indonesia-AS di sini.

Sumber: Kementerlan RI & Pentagon Press Release

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan
Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf
Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia
Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
BRICS Makin Kuat, Tantang Dominasi G7 dan Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Negosiasi AS–Iran Buntu, Negara-Negara Arab Mulai Cemas Hadapi Dampak Ketegangan Baru
BRI (BBRI) Rilis Jadwal Dividen Final Rp31,47 Triliun, Ini Tanggal Pentingnya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan

Berita Terbaru