Trendsberita – Ribuan warga Amerika Serikat (AS) menunjukkan kemarahan karena harga BBM di SPBU naik drastis dalam beberapa pekan terakhir. Kenaikan ini membuat bensin biasa di banyak wilayah AS kini dipatok lebih dari US$4 per galon, level tertinggi sejak 2022.
Kenaikan harga bensin terjadi di banyak kota besar, termasuk di California, New York, dan Washington DC. Warga yang terbiasa berkendara harian kini mengeluarkan puluhan dolar lebih banyak setiap kali mengisi bahan bakar.
Banyak warga mengatakan kenaikan ini sangat membebani biaya hidup mereka. Beberapa mengaku harus mengurangi belanja lain, seperti makanan atau hiburan, hanya demi bisa membayar bensin.
Lonjakan harga BBM ini dipicu oleh gejolak harga minyak dunia seiring konflik berkepanjangan antara AS, Israel, dan Iran yang mengganggu pasokan energi global.
Banyak pengamat mengatakan kenaikan bahan bakar tidak hanya mempengaruhi mobilitas, tetapi juga bisa memicu tekanan inflasi lebih luas dalam ekonomi AS. Pemerintah tengah mencari cara meredam beban ini bagi konsumen.









