trendsberita – Seorang dermatolog mengingatkan masyarakat, khususnya penderita GERD, untuk tidak sembarangan mengikuti tren minum campuran lemon dan minyak zaitun yang ramai di media sosial. Tren ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jika tidak disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Dokter spesialis kulit menjelaskan bahwa secara kandungan, lemon dan minyak zaitun memang memiliki manfaat. Lemon kaya akan vitamin C, sementara minyak zaitun mengandung antioksidan seperti vitamin E dan polifenol yang baik bagi tubuh.
Namun, bagi penderita GERD, konsumsi lemon yang bersifat asam justru dapat memperparah kondisi lambung. Asupan asam berlebih dapat memicu naiknya asam lambung dan menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, hingga rasa terbakar di dada.
Selain itu, minyak zaitun yang dikonsumsi langsung dalam jumlah tertentu juga belum tentu cocok bagi semua orang. Kombinasi keduanya tidak bisa dianggap sebagai solusi instan untuk kesehatan maupun kecantikan.
Dermatolog menegaskan bahwa tidak ada minuman tunggal yang bisa memberikan efek “ajaib” seperti membuat kulit langsung glowing. Kesehatan kulit dan tubuh memerlukan pola hidup sehat secara menyeluruh, termasuk pola makan seimbang dan perawatan yang konsisten.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih kritis terhadap tren kesehatan di media sosial. Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, sehingga apa yang cocok untuk satu orang belum tentu aman bagi orang lain.
Bagi penderita GERD, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam memilih konsumsi makanan dan minuman. Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik sebelum mengikuti tren yang beredar.









