Jakarta, trendsberita.com – Hashim Djojohadikusumo menyebut Presiden Prabowo Subianto memiliki pengalaman langsung di bisnis minyak. Ia menyampaikan hal itu dalam forum industri energi.
Hashim menegaskan Prabowo tidak hanya memahami sektor energi dari sisi kebijakan. Ia juga pernah terlibat langsung dalam operasional bisnis migas.
Ia menyebut Prabowo pernah memimpin perusahaan miliknya sebagai chairman selama beberapa tahun.
Prabowo Terlibat di Perusahaan Migas Internasional
Hashim menjelaskan bahwa Prabowo menjalankan peran penting di perusahaan energi miliknya. Perusahaan itu bergerak di sektor minyak dan gas.
Aktivitas perusahaan tersebut mencakup operasi di Kazakhstan dan Azerbaijan. Prabowo ikut terlibat dalam pengambilan keputusan strategis selama masa tersebut.
Hashim menilai pengalaman itu memberi Prabowo pemahaman langsung tentang industri energi global.
Pandangan Hashim Soal Dunia Investasi Energi
Hashim menyoroti pentingnya pengalaman nyata dalam sektor migas. Ia menilai investor membutuhkan pemimpin yang memahami risiko bisnis energi.
Ia menjelaskan bahwa investor hanya masuk ke negara yang menawarkan kepastian hukum. Mereka juga mencari stabilitas politik dan keamanan investasi.
Jika tiga hal itu tidak terpenuhi, investor cenderung menarik diri.
Industri Migas Butuh Kepastian
Hashim menegaskan bahwa industri migas sangat sensitif terhadap perubahan kebijakan. Investor selalu menghitung risiko sebelum menanamkan modal.
Ia menyebut Indonesia memiliki potensi energi besar. Namun pemerintah harus menjaga kepastian aturan agar investor tertarik masuk.
Menurutnya, kepastian menjadi faktor utama dalam persaingan global sektor energi.
Pengalaman Bisnis Jadi Nilai Tambah
Hashim menilai pengalaman bisnis minyak memberi nilai tambah bagi seorang pemimpin negara. Ia melihat Prabowo memahami langsung cara kerja industri energi internasional.
Ia juga menilai pengalaman itu membantu dalam memahami kebutuhan investor.
Dalam pandangannya, pemimpin yang pernah terlibat di dunia bisnis akan lebih cepat membaca dinamika pasar energi.
Tantangan Investasi Energi di Indonesia
Hashim menyoroti tantangan yang masih dihadapi Indonesia dalam menarik investasi energi. Ia menyebut regulasi dan kepastian hukum sebagai faktor utama.
Investor mempertimbangkan banyak aspek sebelum masuk ke suatu negara. Mereka tidak hanya melihat sumber daya alam, tetapi juga stabilitas kebijakan.
Indonesia perlu memperkuat sistem agar bisa bersaing dengan negara lain di sektor energi.









