Progres Flyover Panorama I Sitinjau Lauik Capai 18,75 Persen

Proyek Rp2,793 triliun ini memasuki tahap pemasangan girder dan ditargetkan beroperasi 2028.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

PADANG, Trendsjambi.com –  Pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik yang menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis penghubung jalur utama Padang–Solok terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki pertengahan tahun 2026, progres fisik pembangunan proyek tersebut tercatat telah mencapai 18,75 persen.

Badan Usaha Pelaksana (BUP) PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) menyampaikan, pekerjaan konstruksi kini memasuki tahap penting dengan mulai terlihatnya bentuk fisik bangunan utama, khususnya pada Jembatan 1.

Tahapan pemasangan balok utama penopang atau girder telah mulai dilakukan sebagai bagian dari struktur utama flyover. Pemasangan girder ini menjadi salah satu pekerjaan krusial dalam membentuk konstruksi jembatan layang yang nantinya akan melintasi kawasan ekstrem Sitinjau Lauik.

Baca Juga :  Cek Bansos Kemensos Lewat HP, Ini Cara Lihat Desil dan Ubah Status

Selain kemajuan pekerjaan konstruksi, proses pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik juga telah diselesaikan sepenuhnya. Pengadaan lahan yang mencapai 100 persen tersebut menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan proyek.

Flyover Panorama I Sitinjau Lauik dibangun dengan nilai investasi sekitar Rp2,793 triliun. Infrastruktur ini dirancang untuk mengatasi berbagai persoalan geometrik jalan di kawasan Sitinjau Lauik yang selama ini dikenal memiliki medan curam, tikungan tajam, serta tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi.

Baca Juga :  Kapan Waktu Terbaik Upload Berita Online? Ini Pola Publikasi yang Efektif untuk Meningkatkan Traffic

Dengan panjang mencapai 2,774 kilometer, pembangunan flyover ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar konektivitas Padang–Solok, sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik di jalur lintas Sumatra.

Pemerintah menargetkan proyek strategis tersebut dapat rampung sepenuhnya dan mulai beroperasi pada tahun 2028. Kehadiran Flyover Panorama I Sitinjau Lauik diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas transportasi dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Barat.*

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 4 kali dibaca
Progres pembangunan Flyover Panorama I Sitinjau Lauik mencapai 18,75 persen. Proyek Rp2,793 triliun ini memasuki tahap pemasangan girder dan ditargetkan beroperasi 2028.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB