IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)

(Foto: CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, Trendsberita.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (8/6/2026) di zona merah. Pelemahan terjadi sepanjang sesi perdagangan hingga indeks berakhir di level 5.342 atau turun 252 poin setara 4,52 persen.

Sejak pembukaan pasar, IHSG langsung bergerak di area negatif. Tekanan jual yang terjadi hampir di seluruh sektor membuat indeks terus melemah hingga penutupan perdagangan.

Nilai transaksi pada perdagangan hari itu mencapai sekitar Rp21,2 triliun. Investor memperdagangkan lebih dari 32 miliar lembar saham dalam lebih dari dua juta kali transaksi.

IHSG Bergerak di Rentang 5.317 hingga 5.523

Data perdagangan menunjukkan IHSG sempat menyentuh level tertinggi di kisaran 5.523. Namun tekanan pasar membuat indeks turun hingga level terendah 5.317 sebelum akhirnya ditutup pada posisi 5.342.

Pergerakan tersebut mencerminkan tingginya volatilitas pasar selama sesi perdagangan berlangsung. Investor terlihat lebih banyak melakukan aksi jual dibandingkan pembelian.

Sebanyak 661 Saham Mengalami Penurunan

Mayoritas saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mengalami koreksi.

Baca Juga :  IHSG MEROSOT LEBIH DARI 3% USAI PENGUMUMAN MSCI, TEKANAN ASING DAN REBALANCING JADI PEMICU

Data perdagangan menunjukkan hanya 78 saham yang menguat. Sementara itu, 661 saham melemah dan 78 saham lainnya bergerak stagnan. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan pasar terjadi secara luas.

Selain itu, rasio saham yang turun jauh lebih besar dibandingkan saham yang naik. Situasi tersebut mencerminkan sentimen negatif yang mendominasi perdagangan hari itu.

Seluruh Sektor Berakhir di Zona Merah

Tidak ada sektor yang mampu mencatatkan penguatan pada perdagangan Senin.

Sektor industri, infrastruktur, transportasi, teknologi, energi, kesehatan, properti, hingga keuangan sama-sama mengalami penurunan. Beberapa sektor bahkan mencatat koreksi lebih dari lima persen dalam satu hari perdagangan.

Kondisi tersebut menunjukkan tekanan tidak hanya terjadi pada saham tertentu, tetapi hampir merata di seluruh sektor yang tercatat di bursa.

Indeks LQ45 dan IDX30 Ikut Melemah

Selain IHSG, sejumlah indeks utama lainnya juga mengalami koreksi tajam.

Indeks LQ45 turun sekitar 5,50 persen. Sementara itu, IDX30 melemah sekitar 5,61 persen dan Jakarta Islamic Index (JII) turun sekitar 5,71 persen.

Baca Juga :  BRI (BBRI) Rilis Jadwal Dividen Final Rp31,47 Triliun, Ini Tanggal Pentingnya

Pelemahan tersebut menunjukkan tekanan pasar terjadi pada saham-saham unggulan maupun saham berbasis syariah.

Aktivitas Perdagangan Tetap Tinggi

Meski pasar mengalami tekanan, aktivitas perdagangan tetap berlangsung ramai.

Nilai transaksi mencapai lebih dari Rp21 triliun. Selain itu, investor melakukan lebih dari dua juta kali transaksi sepanjang hari. Angka tersebut menunjukkan minat pelaku pasar terhadap perdagangan saham masih cukup tinggi.

Namun, dominasi aksi jual membuat indeks gagal keluar dari tekanan hingga penutupan perdagangan.

IHSG Catat Koreksi Mingguan dan Bulanan

Selain mengalami penurunan harian, IHSG juga mencatat kinerja negatif dalam periode yang lebih panjang.

Data perdagangan menunjukkan IHSG terkoreksi sekitar 12,82 persen secara mingguan. Sementara itu, indeks melemah sekitar 23,38 persen secara bulanan dan turun lebih dari 38 persen sejak awal tahun 2026.

Data tersebut menunjukkan pasar saham Indonesia masih menghadapi tekanan yang cukup besar dalam beberapa waktu terakhir.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar
BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot
Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar
Ahli Buka-bukaan Soal Harga Emas Sepekan ke Depan, Ini Prediksinya
Bitcoin Jatuh Lagi, Dua Sentimen Ini Bikin Pasar Kripto Tertekan
Harga Emas Hari Ini Turun Rp13.000, Saat Beli atau Tunggu?
UNIC Tebar Dividen Rp1.447 per Saham, Ini Jadwalnya
Harga Emas Antam Diprediksi Bergerak Fluktuatif pada Selasa 26 Mei 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:00 WIB

BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ahli Buka-bukaan Soal Harga Emas Sepekan ke Depan, Ini Prediksinya

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB