Jakarta, trendsberita.com – Banyak wanita masih bingung membedakan antara PCOS dan PMOS karena kedua istilah tersebut terdengar mirip. Padahal, keduanya memiliki arti dan kondisi medis yang berbeda.
Dokter menjelaskan bahwa PCOS merupakan gangguan hormonal yang berkaitan dengan fungsi ovarium. Sementara itu, PMOS lebih mengarah pada gambaran kondisi ovarium yang terlihat melalui pemeriksaan USG.
PCOS Berkaitan dengan Gangguan Hormon
PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome merupakan gangguan hormonal yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif.
Kondisi ini dapat menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur, jerawat, kenaikan berat badan, hingga pertumbuhan rambut berlebih.
Selain itu, PCOS juga dapat memengaruhi kesuburan wanita jika tidak ditangani dengan baik.
“PCOS bukan hanya soal kista, tetapi berkaitan dengan gangguan hormon dan metabolisme,” jelas dokter dalam penjelasannya.
PMOS Hanya Gambaran Ovarium di USG
PMOS atau Polycystic Morphology of Ovary Syndrome menggambarkan kondisi ovarium yang memiliki banyak folikel kecil saat pemeriksaan USG.
Namun, wanita dengan PMOS belum tentu mengalami gangguan hormon seperti penderita PCOS.
Karena itu, dokter menegaskan bahwa hasil USG saja tidak cukup untuk memastikan seseorang mengalami PCOS.
Gejala PCOS Lebih Kompleks
Wanita dengan PCOS biasanya mengalami lebih banyak gejala dibanding PMOS.
Beberapa gejala yang sering muncul antara lain menstruasi tidak teratur, sulit hamil, jerawat parah, hingga resistensi insulin.
Di sisi lain, wanita dengan PMOS bisa saja tidak mengalami keluhan apa pun.
Dengan demikian, dokter perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum menentukan diagnosis.
Gaya Hidup Berpengaruh pada PCOS
Dokter menjelaskan bahwa pola makan tidak sehat, obesitas, dan kurang aktivitas fisik dapat memperburuk kondisi PCOS.
Karena itu, penderita dianjurkan menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga.
Selain itu, dokter juga menyarankan pemeriksaan rutin agar kondisi hormon tetap terpantau.
Jangan Asal Menyimpulkan dari Hasil USG
Banyak wanita langsung khawatir setelah melihat hasil USG yang menunjukkan banyak folikel di ovarium.
Padahal, kondisi tersebut belum tentu berarti PCOS.
Oleh karena itu, dokter meminta masyarakat berkonsultasi langsung dengan tenaga medis agar mendapatkan diagnosis yang tepat.








