Diabetes di Usia Muda Meningkat, Ini Gejala Awal yang Sering Diabaikan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanda yang terabaikan. -Dx Gen-AI

Ilustrasi tanda yang terabaikan. -Dx Gen-AI

Jakarta, trendsberita.com – Kasus diabetes pada usia muda terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini membuat banyak orang tidak menyadari bahwa penyakit tersebut bisa muncul sejak remaja hingga usia produktif.

Selain itu, perubahan gaya hidup modern ikut mempercepat munculnya gangguan metabolik ini.

Gejala Diabetes di Usia Muda yang Perlu Diwaspadai

Diabetes sering berkembang secara perlahan tanpa disadari. Namun, beberapa tanda awal biasanya mulai muncul dan perlu diperhatikan, seperti:

  • sering merasa haus berlebihan
  • sering buang air kecil, terutama malam hari
  • mudah merasa lapar
  • berat badan turun tanpa sebab jelas
  • tubuh cepat lelah
  • penglihatan mulai kabur
  • luka sulit sembuh
  • kesemutan di tangan atau kaki
Baca Juga :  Latihan CPR di CFD, Warga Diajari Tindakan Darurat Selamatkan Henti Jantung

Selain itu, sebagian penderita juga mengalami perubahan warna kulit di area tertentu seperti leher atau ketiak.

Penyebab Utama Diabetes di Usia Muda

Peningkatan kasus diabetes pada usia muda terjadi karena kombinasi beberapa faktor.

Pertama, pola makan tinggi gula dan lemak membuat tubuh bekerja lebih berat dalam mengatur kadar glukosa.
Kedua, kurangnya aktivitas fisik memperburuk sensitivitas insulin.
Ketiga, kebiasaan tidur tidak teratur juga ikut memengaruhi metabolisme tubuh.

Selain itu, faktor genetik juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes lebih cepat.

Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan

Tenaga kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan gula darah secara rutin. Deteksi dini membantu mencegah komplikasi serius seperti gangguan jantung, ginjal, dan saraf.

Baca Juga :  Wamenkes Soroti Diabetes dan Penyakit Jantung pada Anak Usia Muda

Pemeriksaan sederhana seperti cek gula darah puasa atau gula darah sewaktu dapat memberikan gambaran awal kondisi metabolik seseorang.

Selain itu, pemeriksaan lanjutan seperti HbA1c membantu melihat rata-rata gula darah dalam jangka panjang.

Gaya Hidup Sehat Bisa Menurunkan Risiko

Perubahan gaya hidup memiliki peran besar dalam mencegah diabetes. Beberapa langkah sederhana dapat membantu menurunkan risiko, seperti:

  • mengurangi konsumsi gula berlebih
  • memperbanyak aktivitas fisik
  • menjaga berat badan ideal
  • mengatur pola tidur
  • memperbanyak konsumsi sayur dan serat

Selain itu, kebiasaan kecil seperti berjalan kaki setiap hari juga membantu menjaga metabolisme tetap stabil.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan
Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok
Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS
Apa Itu Hantavirus? Dokter Jelaskan Penularannya
Kemenkes Ungkap 663 Ribu Anak Indonesia Alami Lonjakan Tekanan Darah, Jadi Alarm Kesehatan Nasional
Musim Hujan Picu Risiko DBD dan Hantavirus, Gejala Awal Sering Mirip
Wamenkes Soroti Diabetes dan Penyakit Jantung pada Anak Usia Muda
Penyakit Jantung Ancam Gen Z di Malaysia, Ternyata Dipicu Kebiasaan Konsumsi Ini
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:00 WIB

Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:00 WIB

Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00 WIB

Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

Apa Itu Hantavirus? Dokter Jelaskan Penularannya

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:00 WIB

Diabetes di Usia Muda Meningkat, Ini Gejala Awal yang Sering Diabaikan

Berita Terbaru