trendsberita.com – Francesco Emmanuel Setiawan mengubah pengalaman pribadinya menjadi sebuah karya digital yang menarik perhatian Apple. Ia mengangkat rasa takut berbicara di depan umum sebagai dasar pengembangan game iPad berjudul Against the Silence.
Mahasiswa Binus University itu memenangkan Swift Student Challenge 2026 kategori Distinguished Winner berkat inovasi tersebut.
Francesco mengaku sering merasa cemas saat harus menyampaikan pendapat di depan orang lain, meski ia memiliki banyak ide.
“Saya sering menahan diri karena takut salah dan takut dinilai,” kata Francesco.
Game Latih Pengguna Hadapi Ketakutan Bicara
Francesco merancang Against the Silence sebagai game yang melatih kemampuan berbicara spontan. Ia mengubah proses latihan public speaking menjadi pengalaman interaktif yang menyerupai permainan.
Pengguna menghadapi tantangan berbicara dengan topik acak. Sistem juga memberi batasan tertentu seperti kata wajib, kata terlarang, hingga pengurangan kata pengisi.
Francesco ingin pengguna merasa nyaman saat berlatih berbicara tanpa tekanan.
“Berbicara itu keterampilan yang semua orang bisa latih,” ujarnya.
Pengalaman Pribadi Jadi Sumber Ide
Francesco awalnya tidak yakin banyak orang mengalami masalah yang sama. Ia kemudian berbicara dengan beberapa orang untuk memahami lebih dalam.
Hasil percakapan itu menunjukkan banyak anak muda juga merasa gugup saat berbicara di depan umum.
Temuan tersebut mendorongnya mengembangkan aplikasi ini hingga akhirnya ia mengirimkan karyanya ke Swift Student Challenge 2026.
Apple Soroti Karya Bertema Kehidupan Nyata
Apple menilai karya Francesco karena ia mengangkat masalah nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Perusahaan tersebut juga mengumumkan 350 pemenang dari 37 negara, dengan 50 orang masuk kategori Distinguished Winner.
Apple menilai para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan teknis, tetapi juga cara mereka memahami masalah manusia.
Kesempatan Berangkat ke Apple Park
Francesco mendapatkan kesempatan mengikuti program khusus di Apple Park, Cupertino, bersama para pemenang lainnya dari seluruh dunia.
Ia menjadi salah satu peserta yang Apple undang untuk mengikuti rangkaian kegiatan WWDC 2026.
Apple menilai karyanya sebagai contoh bagaimana teknologi bisa membantu orang menghadapi rasa takut.
Rencana Pengembangan Aplikasi
Francesco terus mengembangkan Against the Silence setelah memenangkan kompetisi. Ia berencana memperluas fitur aplikasi agar bisa membantu lebih banyak pengguna.
Ia ingin aplikasi tersebut menjadi alat latihan berbicara harian yang mudah digunakan.
Francesco berharap karyanya dapat membantu orang yang mengalami masalah serupa dengannya.








