Prabowo Sudah Terima Laporan Dampak Gempa dan Tsunami di Sulut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (Eva/detikcom)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (Eva/detikcom)

Trendsberita – Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan resmi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Utara (Sulut) dan sebagian wilayah Maluku Utara (Malut) pada Kamis pagi (2/4/2026).

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan informasi tersebut sudah sampai ke Presiden sejak pagi. Berbagai tim pemerintah, termasuk BNPB, TNI–Polri, dan pemerintah daerah, langsung dikerahkan untuk mengevakuasi warga dan memeriksa kondisi di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Harga BBM Diesel Tembus Rp30 Ribu per Liter di SPBU Swasta, Bahlil: Sesuai Mekanisme Pasar

Warga diimbau untuk tetap berhati-hati. Hindari kembali ke bangunan yang rusak atau berpotensi berbahaya. Kepala BNPB sudah berada di Sulut, sementara tim lainnya menuju Malut untuk memastikan bantuan dan evakuasi berjalan lancar.

Baca Juga :  MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 sempat memicu peringatan dini tsunami. Beberapa wilayah sempat terpantau gelombang tinggi sebelum BMKG mencabut peringatan setelah kondisi laut kembali stabil. Pemerintah terus memantau situasi dan memastikan bantuan cepat sampai kepada warga yang terdampak.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku
Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG
Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8
MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya
Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI
Ekspor Satu Pintu BUMN Resmi Berlaku, Harga Sawit dan Batu Bara Akan Diatur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB