8 Laptop RTX Spark Pertama Meluncur, Mampu Jalankan AI Setara Server dalam Perangkat Tipis

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: The Verge)

(Foto: The Verge)

Jakarta, trendsberita.com – Nvidia resmi memperkenalkan generasi baru laptop berbasis RTX Spark pada ajang Computex 2026. Kehadiran platform tersebut langsung menarik perhatian industri teknologi karena menawarkan kemampuan kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi yang sebelumnya hanya tersedia pada workstation dan server berperforma besar. Nvidia mengklaim RTX Spark mampu menghadirkan kekuatan AI hingga 1 petaflop dalam perangkat yang tetap tipis dan portabel.

Teknologi RTX Spark menggabungkan CPU Arm, GPU berbasis arsitektur Blackwell, dan memori terpadu hingga 128 GB dalam satu sistem. Kombinasi tersebut memungkinkan laptop menjalankan model AI besar secara lokal tanpa selalu bergantung pada layanan cloud.

Selain itu, Nvidia menggandeng sejumlah produsen komputer ternama untuk menghadirkan perangkat RTX Spark ke pasar global. Microsoft, Asus, Dell, HP, Lenovo, dan MSI menjadi beberapa mitra pertama yang akan meluncurkan laptop berbasis teknologi tersebut.

Apa Itu RTX Spark?

RTX Spark merupakan platform komputasi terbaru Nvidia yang dirancang khusus untuk era AI. Nvidia mengembangkan chip ini dengan menggabungkan CPU Arm hingga 20 inti, GPU Blackwell dengan 6.144 CUDA Core, serta memori LPDDR5X terpadu berkapasitas hingga 128 GB.

Nvidia menyebut RTX Spark sebagai salah satu chip PC paling efisien yang pernah mereka buat. Platform ini mampu menjalankan model bahasa besar, aplikasi AI generatif, pengolahan grafis, hingga game modern dalam satu perangkat.

Karena itu, banyak pengamat menilai RTX Spark sebagai langkah besar Nvidia untuk memasuki pasar prosesor laptop yang selama ini didominasi Intel, AMD, dan Qualcomm.

Delapan Laptop Pertama Berbasis RTX Spark

Nvidia mengonfirmasi delapan laptop pertama yang akan menggunakan RTX Spark dan mulai hadir pada akhir 2026.

Baca Juga :  Nokia G42 5G Bisa Diperbaiki Sendiri dan Tahan 3 Hari

1. Microsoft Surface Laptop Ultra

Microsoft menghadirkan Surface Laptop Ultra sebagai perangkat premium pertama yang menggunakan RTX Spark. Laptop ini menawarkan layar mini-LED 15 inci dengan tingkat kecerahan tinggi dan kemampuan AI yang jauh lebih kuat dibanding generasi Surface sebelumnya.

2. Asus ProArt P14

Asus menargetkan kreator konten profesional melalui ProArt P14. Perangkat ini mengusung layar OLED berkualitas tinggi serta dukungan memori besar untuk kebutuhan desain, video, dan AI generatif.

3. Asus ProArt P16

Selain versi 14 inci, Asus juga menyiapkan ProArt P16 dengan layar lebih besar. Laptop ini menawarkan ruang kerja lebih luas untuk editor video, animator, dan pengembang AI.

4. MSI Prestige N16 Flip AI Plus

MSI memperkenalkan laptop konvertibel yang dapat berubah menjadi tablet. Perangkat ini mendukung stylus dan menyasar profesional kreatif yang membutuhkan fleksibilitas tinggi saat bekerja.

5. Dell XPS 16 RTX Spark Edition

Dell membawa teknologi RTX Spark ke lini XPS yang terkenal premium. Perusahaan menjanjikan desain tipis dengan performa AI dan grafis kelas atas.

6. HP OmniBook X 14

HP menghadirkan OmniBook X 14 sebagai salah satu laptop RTX Spark paling tipis. Meski memiliki bodi ringkas, perangkat ini tetap menawarkan kemampuan AI tingkat tinggi.

7. HP OmniBook Ultra 16

HP juga menyiapkan versi Ultra 16 yang menyasar pengguna profesional. Laptop ini mengombinasikan layar besar, performa tinggi, dan daya tahan baterai yang lebih baik.

8. Lenovo Yoga Pro 9n

Lenovo melengkapi daftar dengan Yoga Pro 9n. Laptop ini menyasar kreator konten dan pengguna produktivitas tinggi yang membutuhkan perangkat bertenaga namun tetap portabel.

Baca Juga :  Galaxy S26 Ultra Hadirkan Circle to Search 3.0 dan Privasi Canggih untuk Liburan Lebih Nyaman dan Aman

AI Setara Server dalam Laptop

Salah satu keunggulan terbesar RTX Spark terletak pada kemampuannya menjalankan model AI besar secara lokal.

Nvidia menyebut platform ini mampu mengolah beban kerja AI yang sebelumnya membutuhkan server khusus atau workstation kelas atas. Selain itu, teknologi CUDA yang selama ini populer di pusat data juga hadir langsung pada perangkat konsumen.

Karena itu, pengembang AI dapat menjalankan model bahasa besar, membuat agen AI, dan mengembangkan aplikasi generatif langsung dari laptop tanpa harus selalu menggunakan layanan cloud.

Dukung Era AI Agent

Nvidia menilai industri teknologi sedang bergerak menuju era “agentic AI”, yaitu kecerdasan buatan yang mampu menjalankan tugas secara mandiri.

RTX Spark dirancang untuk mendukung perkembangan tersebut melalui kemampuan pemrosesan AI yang jauh lebih besar dibanding laptop konvensional. Selain itu, Nvidia bekerja sama dengan Microsoft untuk mengintegrasikan berbagai fitur AI baru ke dalam ekosistem Windows.

“RTX Spark menjadi platform baru untuk AI agent di Windows,” ungkap Nvidia saat memperkenalkan teknologi tersebut.

Tantang Dominasi Apple dan Qualcomm

Kehadiran RTX Spark juga memanaskan persaingan industri laptop AI.

Selama beberapa tahun terakhir, Apple Silicon dan Snapdragon X Elite menjadi pilihan utama pengguna yang membutuhkan performa AI dan efisiensi daya. Namun, Nvidia yakin RTX Spark mampu menawarkan kombinasi performa AI, grafis, dan produktivitas yang lebih tinggi.

Selain itu, dukungan dari berbagai produsen laptop besar menunjukkan tingginya minat industri terhadap platform baru tersebut.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI
Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta
Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja
iOS 27 Hadir dengan AI Lebih Canggih, Fitur Terbaik Hanya Tersedia di iPhone 17 Pro
iPhone SOS Only Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Misi MAVEN Mars Berakhir, NASA Kehilangan Kontak Secara Misterius
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:08 WIB

Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:00 WIB

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:33 WIB