Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

Ini Jadwal dan Wilayah yang Dapat Menyaksikannya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Astronomi, http://Trendsberita.com – Fenomena langit spektakuler berupa Gerhana Matahari Total akan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026. Peristiwa astronomi langka ini menjadi salah satu gerhana matahari paling dinantikan oleh para pengamat langit di seluruh dunia.

Berdasarkan jadwal astronomi, puncak gerhana matahari total diperkirakan terjadi pada 17.46 UTC atau 00.46 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Sayangnya, gerhana matahari total ini tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia. Masyarakat Indonesia yang ingin menyaksikan fenomena tersebut disarankan mengikuti siaran langsung (live streaming) yang disediakan oleh berbagai observatorium, lembaga antariksa, maupun kanal YouTube astronomi internasional.

Wilayah yang Dapat Menyaksikan Gerhana Matahari Total

Lintasan totalitas gerhana akan melintasi sejumlah kawasan di belahan bumi utara, sehingga masyarakat di wilayah berikut berpeluang menyaksikannya secara langsung:

Baca Juga :  Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Sebagian wilayah Eropa

Rusia bagian utara

Afrika bagian barat laut

Sebagian wilayah Amerika Utara

Sementara itu, negara-negara di luar jalur totalitas masih berpeluang melihat gerhana sebagian, tergantung posisi geografis masing-masing.

Cara Menyaksikan dari Indonesia

Karena Indonesia berada di luar jalur pengamatan, masyarakat dapat mengikuti siaran langsung melalui:

Kanal YouTube observatorium dan komunitas astronomi internasional.

Situs resmi lembaga antariksa dan observatorium yang menayangkan gerhana secara real-time.

Platform media sosial yang menyiarkan jalannya fenomena secara langsung.

Dengan mengikuti live streaming, masyarakat tetap dapat menikmati proses gerhana mulai dari fase awal hingga Matahari kembali tampak utuh.

Baca Juga :  Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Fenomena Astronomi yang Langka

Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi, sehingga seluruh piringan Matahari tertutup oleh Bulan. Pada saat totalitas berlangsung, langit berubah menjadi gelap seperti senja dan korona Matahari dapat terlihat dengan mata telanjang jika berada di lokasi yang aman untuk pengamatan.

Fenomena ini selalu menarik perhatian ilmuwan maupun masyarakat karena memberikan kesempatan untuk melakukan berbagai penelitian astronomi sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang sangat langka.

Masyarakat di Indonesia diimbau untuk mengikuti informasi dari lembaga astronomi resmi mengenai jadwal siaran langsung agar dapat menyaksikan fenomena tersebut dengan aman meskipun tidak terlihat dari wilayah Tanah Air.*

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 9 kali dibaca
Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 dengan puncak pada 17.46 UTC atau 00.46 WIB. Fenomena ini tidak dapat diamati dari Indonesia dan dapat disaksikan melalui siaran langsung.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB