Jakarta, trendsberita.com – Canon akhirnya meluncurkan EOS R6 V di Indonesia pada 26 Mei 2026 melalui PT Datascrip. Perusahaan ini langsung menargetkan kamera tersebut untuk kreator video, videografer, dan filmmaker profesional.
Sejak awal, Canon memang mengarahkan EOS R6 V sebagai kamera “video-first”. Oleh karena itu, seluruh desain dan fitur kamera ini fokus pada kebutuhan produksi konten modern.
Selain itu, Canon ingin menjawab kebutuhan pasar yang terus bergerak ke arah konten digital dan produksi video berkualitas tinggi.
Fokus Baru Canon: Kamera Video Profesional
Canon mengubah pendekatan pada EOS R6 V dibandingkan generasi sebelumnya. Kini, perusahaan tersebut lebih menonjolkan kemampuan video daripada fotografi tradisional.
Kamera ini menggunakan sensor full-frame 32,5 megapiksel. Dengan sensor tersebut, Canon mampu menghadirkan perekaman video hingga 7K Open Gate.
Tidak hanya itu, Canon juga menambahkan dukungan RAW internal agar proses produksi film menjadi lebih fleksibel.
Selain itu, Canon menyematkan sistem pendingin aktif untuk menjaga suhu kamera tetap stabil. Dengan begitu, pengguna bisa merekam dalam durasi panjang tanpa gangguan overheating.
Seorang perwakilan industri menyebutkan bahwa kamera ini menyasar kreator yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam produksi video.
Spesifikasi Canon EOS R6 V
Canon membekali EOS R6 V dengan spesifikasi yang cukup agresif di kelasnya. Berikut fitur utamanya:
- Sensor full-frame 32,5MP
- Video hingga 7K Open Gate
- 7K RAW internal recording
- 4K hingga 120fps slow motion
- Canon Log 2 dan Canon Log 3
- Dual Pixel CMOS AF II
- In-Body Image Stabilization (IBIS)
- Sistem pendingin aktif (kipas internal)
- Dual slot kartu memori
- Layar vari-angle touchscreen
Selain itu, Canon menghilangkan electronic viewfinder (EVF). Keputusan ini menunjukkan bahwa Canon ingin memfokuskan kamera pada workflow video modern yang lebih banyak menggunakan monitor eksternal.
Desain Lebih Ringkas dan Fokus pada Produksi Konten
Canon juga melakukan perubahan besar pada desain EOS R6 V. Perusahaan tersebut membuat kamera ini lebih ringan dan lebih ringkas dibandingkan pendahulunya.
Selain itu, Canon menata ulang tombol agar pengguna bisa menyesuaikan kontrol sesuai kebutuhan produksi.
Beberapa perubahan penting meliputi:
- Canon menghilangkan EVF untuk mendukung penggunaan layar
- Tombol record tambahan ditempatkan di bagian depan
- Layar fleksibel mendukung pengambilan gambar vertikal
- Layout tombol dibuat lebih bisa dikustomisasi
- Kamera mendukung penggunaan tripod vertikal tanpa aksesoris tambahan
Dengan perubahan ini, Canon ingin menjawab tren konten vertikal yang terus berkembang di media sosial.
Kemampuan Video Jadi Fokus Utama
Canon benar-benar memprioritaskan fitur video pada EOS R6 V. Oleh karena itu, kamera ini menawarkan kemampuan perekaman yang sangat luas.
Kamera ini mampu merekam:
- 7K 60fps RAW internal
- 7K Open Gate 30fps
- 4K 120fps slow motion
- Full HD hingga 180fps
Selain itu, Canon juga menambahkan fitur monitoring profesional seperti waveform, zebra, false color, dan LUT kustom.
Dengan fitur tersebut, pengguna dapat mengontrol hasil video secara lebih presisi.
Tidak hanya itu, Canon juga meningkatkan sistem autofokus berbasis AI agar lebih cepat mengenali subjek manusia, hewan, dan kendaraan.
Performa Foto Tetap Dipertahankan
Meskipun fokus utama kamera ini adalah video, Canon tetap mempertahankan kemampuan fotografi yang solid.
EOS R6 V mampu mengambil gambar hingga 40 frame per detik menggunakan electronic shutter. Dengan kemampuan ini, kamera tetap cocok untuk fotografi aksi dan olahraga.
Selain itu, sistem autofokus tetap bekerja secara akurat dalam berbagai kondisi cahaya.
Harga Canon EOS R6 V di Indonesia
Canon menetapkan harga EOS R6 V di Indonesia sebagai berikut:
- Body only: Rp38.999.000
- Kit RF 20–50mm f/4L IS USM PZ: Rp58.999.000
- Lensa RF 20–50mm (terpisah): Rp25.999.000
Dengan harga tersebut, Canon menempatkan EOS R6 V di segmen kamera profesional premium.
Lensa Baru untuk Kreator Video
Bersamaan dengan peluncuran kamera ini, Canon juga memperkenalkan lensa RF 20–50mm f/4L IS USM PZ.
Lensa ini dirancang khusus untuk kebutuhan video. Oleh karena itu, Canon menambahkan fitur power zoom internal agar transisi zoom terlihat lebih halus.
Selain itu, desain internal zoom membuat lensa tetap stabil saat dipasang di gimbal.
Keunggulan lensa ini meliputi:
- Zoom motor internal untuk transisi halus
- Desain tidak memanjang saat zoom
- Cocok untuk gimbal dan rig video
- Sudut lebar ideal untuk vlog dan produksi konten
Target Pasar Canon EOS R6 V
Canon secara jelas menargetkan kamera ini untuk kreator digital modern. Oleh karena itu, EOS R6 V cocok untuk:
- Videografer pernikahan
- Content creator YouTube
- Filmmaker independen
- Studio produksi digital
- Kreator live streaming profesional
Selain itu, Canon juga melihat pertumbuhan besar di industri konten media sosial. Karena itu, mereka merancang kamera ini agar fleksibel untuk berbagai format produksi.








