AI di Smartphone 2026: Fitur Penting atau Sekadar Strategi Marketing?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Credit: dee karen / Shutterstock

Credit: dee karen / Shutterstock

JAKARTA, trendsberita.com – Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi fitur utama yang hampir selalu muncul dalam peluncuran smartphone terbaru. Produsen seperti Samsung, Apple, Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga Honor berlomba-lomba menghadirkan fitur AI untuk menarik perhatian konsumen.

Namun, muncul pertanyaan penting di kalangan pengguna. Apakah AI benar-benar memberikan manfaat nyata dalam penggunaan sehari-hari atau hanya menjadi strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan perangkat baru?

Perdebatan tersebut semakin menarik karena hampir seluruh smartphone premium dan kelas menengah pada 2026 sudah mengandalkan AI sebagai nilai jual utama.

AI Tidak Lagi Sekadar Gimmick

Beberapa tahun lalu, banyak produsen menggunakan istilah AI hanya sebagai label pemasaran.

Kini situasinya mulai berubah. Smartphone modern mampu menjalankan berbagai fungsi AI langsung di perangkat melalui Neural Processing Unit (NPU) tanpa harus bergantung pada server cloud. Teknologi ini memungkinkan ponsel bekerja lebih cepat sekaligus menjaga privasi pengguna.

Pengguna saat ini dapat memanfaatkan AI untuk menerjemahkan percakapan secara real-time, merangkum dokumen panjang, mengedit foto otomatis, hingga membantu menyusun pesan dan email.

Karena itu, AI mulai memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh pengguna.

AI Membantu Aktivitas Sehari-hari

Produsen smartphone terus mengembangkan AI untuk menyelesaikan berbagai tugas yang sebelumnya membutuhkan aplikasi tambahan.

Baca Juga :  Samsung Rilis QLED Q5F 43 Inci, Smart TV Terjangkau dengan Update OS 7 Tahun

Fitur AI kini mampu membuat ringkasan rapat, menerjemahkan panggilan telepon, menghapus objek pada foto, mengatur jadwal harian, hingga memberikan rekomendasi berdasarkan kebiasaan pengguna.

Selain itu, asisten AI generasi terbaru juga mulai memahami konteks percakapan dengan lebih baik dibandingkan asisten digital generasi sebelumnya.

Karena itu, banyak pengguna mulai menganggap AI sebagai fitur produktivitas yang berguna.

Tidak Semua Fitur AI Benar-Benar Dibutuhkan

Meski menawarkan banyak kemampuan baru, tidak semua pengguna memanfaatkan seluruh fitur AI yang tersedia.

Sebagian pengguna hanya menggunakan smartphone untuk berkomunikasi, membuka media sosial, menonton video, dan bermain game. Dalam kondisi tersebut, banyak fitur AI tidak memberikan dampak signifikan terhadap pengalaman penggunaan sehari-hari.

Selain itu, sejumlah produsen sering memperkenalkan fitur yang terdengar canggih tetapi jarang digunakan oleh mayoritas pengguna setelah beberapa minggu pemakaian.

Karena itu, sebagian pengamat menilai perusahaan masih menggunakan AI sebagai alat pemasaran untuk membedakan produk mereka dari pesaing.

Produsen Berlomba Menjadikan AI Sebagai Nilai Jual

Persaingan pasar smartphone semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Produsen membutuhkan fitur baru untuk mendorong konsumen melakukan upgrade perangkat. AI kemudian menjadi solusi karena perusahaan dapat menghadirkan berbagai kemampuan baru tanpa harus mengubah desain perangkat secara drastis.

Baca Juga :  Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Cocok untuk Gaming dan Multitasking

Akibatnya, hampir setiap peluncuran smartphone terbaru selalu menonjolkan fitur AI sebagai bagian utama strategi pemasaran.

Karena itu, banyak konsumen mulai mempertanyakan apakah semua fitur tersebut benar-benar penting atau hanya mengikuti tren industri.

AI On-Device Jadi Masa Depan Smartphone

Salah satu perkembangan terbesar pada 2026 adalah meningkatnya penggunaan AI on-device.

Teknologi ini memungkinkan smartphone menjalankan proses AI langsung di dalam perangkat tanpa mengirim data ke server eksternal. Pendekatan tersebut meningkatkan kecepatan pemrosesan sekaligus memperkuat keamanan data pengguna.

Selain itu, AI on-device juga mengurangi ketergantungan terhadap koneksi internet sehingga pengguna tetap dapat mengakses berbagai fitur pintar secara offline.

Karena itu, banyak analis melihat AI on-device sebagai arah perkembangan smartphone beberapa tahun ke depan.

Konsumen Semakin Selektif

Meski AI terus berkembang, konsumen kini semakin kritis dalam menilai fitur baru.

Banyak pengguna tidak lagi tertarik pada istilah pemasaran yang terdengar canggih tanpa manfaat yang jelas. Mereka lebih memperhatikan apakah fitur tersebut benar-benar membantu pekerjaan, meningkatkan produktivitas, atau mempermudah aktivitas sehari-hari.

Karena itu, produsen smartphone harus membuktikan bahwa AI mampu memberikan manfaat nyata, bukan sekadar menjadi materi promosi saat peluncuran produk.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja
iOS 27 Hadir dengan AI Lebih Canggih, Fitur Terbaik Hanya Tersedia di iPhone 17 Pro
iPhone SOS Only Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Misi MAVEN Mars Berakhir, NASA Kehilangan Kontak Secara Misterius
Samsung Vision AI Hadir, Ubah TV Menjadi Pusat Pengalaman AI di Rumah
Amazfit Balance 3 dan Balance Ultra Resmi Meluncur, Baterai Tahan hingga 30 Hari
NVIDIA Vera Resmi Hadir, CPU Server ARM dengan 88 Core untuk Era AI
Permintaan Pasar Melonjak, Poco Sediakan Tiga HP NFC Murah untuk Konsumen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:00 WIB

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

iOS 27 Hadir dengan AI Lebih Canggih, Fitur Terbaik Hanya Tersedia di iPhone 17 Pro

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:00 WIB

iPhone SOS Only Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:00 WIB

Misi MAVEN Mars Berakhir, NASA Kehilangan Kontak Secara Misterius

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:00 WIB

Samsung Vision AI Hadir, Ubah TV Menjadi Pusat Pengalaman AI di Rumah

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB