Tiket Pesawat Jambi–Kerinci Rp699.960 Jadi Sorotan, Rute Langsung Tanpa Transit Tersedia Dua Kali Seminggu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandara Depati Parbo Kerinci

Bandara Depati Parbo Kerinci

Jambi, trendsberita.com – Harga tiket pesawat rute Jambi–Kerinci kembali menarik perhatian publik setelah tarif penerbangan langsung tercatat mulai dari Rp699.960 untuk sekali jalan. Rute ini menjadi salah satu pilihan transportasi udara tercepat di wilayah Sumatera bagian tengah karena tidak memerlukan transit.

Penerbangan langsung tersebut melayani penumpang dari Bandara Sultan Thaha Jambi menuju Bandara Depati Parbo Kerinci dengan durasi sekitar satu jam. Jadwal keberangkatan tersedia dua kali dalam sepekan, yaitu setiap Senin dan Kamis.

Penerbangan Langsung Jadi Pilihan Hemat Waktu

Maskapai yang melayani rute ini menawarkan alternatif perjalanan yang jauh lebih cepat dibandingkan jalur darat yang bisa memakan waktu berjam-jam. Banyak penumpang memilih penerbangan langsung karena faktor efisiensi waktu dan kenyamanan perjalanan.

Perjalanan udara ini memang tidak setiap hari tersedia, tetapi jadwal yang teratur membantu penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih mudah.

Selain itu, ketersediaan rute langsung tanpa transit membuat perjalanan terasa lebih praktis, terutama bagi pelaku bisnis dan wisatawan yang ingin menghemat waktu perjalanan.

Harga Tiket Mulai Rp699 Ribu

Tarif penerbangan Jambi–Kerinci tercatat mulai dari Rp699.960 untuk satu kali perjalanan. Harga ini dapat berubah tergantung pada waktu pemesanan dan ketersediaan kursi.

Baca Juga :  Siswa di Kota Sungai Penuh Dilarang Bawa Sepeda Motor ke Sekolah

Pada beberapa periode tertentu, harga bisa mengalami penyesuaian mengikuti permintaan pasar dan musim perjalanan.

Meskipun tergolong rute pendek, harga tiket tetap mencerminkan biaya operasional penerbangan perintis yang melayani daerah dengan akses darat terbatas.

Maskapai Layanan Perintis Operasikan Rute Ini

Rute Jambi–Kerinci umumnya dilayani oleh maskapai perintis seperti Susi Air yang memang fokus pada penerbangan jarak pendek ke daerah-daerah yang sulit dijangkau transportasi darat.

Maskapai tersebut mengoperasikan pesawat kecil yang mampu mendarat di bandara dengan landasan terbatas. Kondisi ini membuat akses udara ke Kerinci tetap terbuka meskipun wilayahnya berada di kawasan pegunungan.

Waktu Tempuh Jauh Lebih Singkat Dibanding Jalur Darat

Jika menggunakan jalur darat, perjalanan dari Jambi ke Kerinci bisa memakan waktu lebih dari 8 jam tergantung kondisi jalan. Jalur tersebut juga melewati kawasan pegunungan yang cukup menantang.

Sebaliknya, penerbangan langsung hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Perbedaan signifikan ini membuat banyak penumpang memilih moda udara, terutama saat memiliki agenda penting.

Permintaan Tinggi pada Hari Tertentu

Permintaan tiket biasanya meningkat pada hari keberangkatan tertentu seperti Senin dan Kamis. Banyak penumpang memesan tiket jauh-jauh hari untuk memastikan ketersediaan kursi.

Baca Juga :  Hari Lahir Pancasila Jadi Momen Penting, Wako Alfin Ajak Perkuat Persatuan

Pada musim liburan atau akhir pekan panjang, kursi sering cepat habis karena terbatasnya frekuensi penerbangan.

Kondisi ini mendorong sebagian penumpang untuk lebih fleksibel dalam menentukan jadwal perjalanan.

Akses Transportasi Udara di Wilayah Perbatasan Meningkat

Rute Jambi–Kerinci menjadi salah satu contoh penting pengembangan konektivitas udara di wilayah Sumatera. Pemerintah dan operator penerbangan terus menjaga keberlanjutan rute perintis seperti ini agar daerah terpencil tetap terhubung dengan pusat ekonomi.

Kehadiran penerbangan langsung juga membantu mempercepat mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga mendukung sektor pariwisata lokal di kawasan Kerinci yang dikenal dengan keindahan alamnya.

Tantangan Operasional Masih Jadi Perhatian

Meski rute ini memberikan manfaat besar, operator tetap menghadapi tantangan operasional seperti biaya bahan bakar, cuaca, dan keterbatasan infrastruktur bandara kecil.

Frekuensi penerbangan yang tidak setiap hari juga menjadi salah satu faktor yang membuat harga tiket relatif stabil di level tertentu.

Namun demikian, keberadaan rute ini tetap dianggap penting karena memberikan alternatif transportasi yang lebih cepat dibanding jalur darat.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Energi Perubahan, Empat Shio Ini Diprediksi Beruntung
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB