Iklan Pop-Up di HP Android Bisa Jadi Tanda Aplikasi Mencurigakan, Ini Cara Mengeceknya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber : Elektronichub

Sumber : Elektronichub

TRENDSBERITA.COM – Banyak pengguna Android mengeluhkan munculnya iklan pop-up yang tiba-tiba memenuhi layar ponsel. Awalnya, sebagian orang menganggap iklan tersebut hanya bagian dari aplikasi gratis. Namun demikian, kondisi berbeda bisa muncul ketika iklan tampil di luar aplikasi atau bahkan di layar utama.

Fenomena ini sering menandakan adanya aplikasi mencurigakan yang berjalan di latar belakang. Selain itu, beberapa aplikasi juga menyisipkan adware yang memunculkan iklan tanpa izin jelas dari pengguna.

Karena itu, pengguna perlu lebih waspada. Terlebih lagi, iklan pop-up yang muncul secara tiba-tiba bisa mengganggu kenyamanan dan berpotensi membawa risiko keamanan.

Iklan Pop-Up Tidak Selalu Normal

Secara umum, iklan dalam aplikasi gratis memang hal yang wajar. Pengembang biasanya menampilkan iklan sebagai sumber pendapatan. Namun demikian, kondisi menjadi tidak normal ketika iklan muncul di luar aplikasi.

Misalnya, iklan muncul saat membuka WhatsApp, saat berada di home screen, atau bahkan ketika ponsel dalam keadaan tidak digunakan. Situasi seperti ini sering mengarah pada adware atau aplikasi berbahaya.

Selain itu, beberapa iklan juga berbentuk layar penuh yang sulit ditutup. Bahkan, sebagian pengguna melaporkan iklan muncul berulang tanpa membuka aplikasi tertentu.

Karena itu, pola kemunculan iklan menjadi indikator penting untuk mendeteksi aplikasi bermasalah.

Aplikasi Mencurigakan Sering Jadi Penyebab Utama

Berdasarkan berbagai temuan keamanan digital, sebagian besar pop-up iklan berasal dari aplikasi pihak ketiga yang tidak terpercaya. Aplikasi tersebut biasanya meminta izin berlebihan sejak awal instalasi.

Selain itu, aplikasi jenis ini sering menyamar sebagai:

  • Pembersih sistem
  • Game ringan
  • Aplikasi wallpaper
  • Flashlight atau utility sederhana

Setelah terpasang, aplikasi tersebut mulai menampilkan iklan secara agresif. Bahkan, beberapa di antaranya berjalan di latar belakang tanpa diketahui pengguna.

Baca Juga :  Segera Hapus Aplikasi “Rakús” Ini dari HP, Memori Bisa Lebih Lega dan Anti Lemot

Di sisi lain, ada juga aplikasi yang masuk melalui file APK dari luar Play Store. Cara ini meningkatkan risiko karena tidak melalui sistem verifikasi keamanan resmi.

Cara Mengecek Aplikasi Penyebab Iklan Pop-Up

Pengguna sebenarnya bisa menemukan sumber masalah dengan beberapa langkah sederhana. Berikut metode yang sering digunakan oleh ahli keamanan Android.

1. Cek aplikasi yang baru diinstal

Pertama, pengguna perlu memeriksa aplikasi yang baru dipasang. Biasanya, aplikasi mencurigakan muncul dalam beberapa hari terakhir sebelum iklan mulai muncul.

Jika menemukan aplikasi yang tidak dikenal, segera hapus dan perhatikan perubahan pada perangkat.

2. Periksa aplikasi yang berjalan di latar belakang

Selanjutnya, buka menu pengaturan dan lihat aplikasi yang aktif. Aplikasi adware sering tetap berjalan meskipun tidak dibuka.

Selain itu, aplikasi tersebut juga bisa menggunakan banyak data tanpa alasan jelas. Karena itu, penggunaan data yang tidak wajar menjadi tanda penting.

3. Gunakan fitur “Recent Apps”

Saat iklan pop-up muncul, pengguna bisa langsung membuka menu aplikasi terbaru. Biasanya, aplikasi penyebab akan terlihat aktif di sana.

Dengan cara ini, pengguna dapat mengidentifikasi aplikasi yang memicu iklan secara langsung.

4. Cek izin “tampil di atas aplikasi lain”

Beberapa aplikasi memanfaatkan izin overlay untuk menampilkan iklan di seluruh layar. Oleh karena itu, pengguna perlu memeriksa pengaturan izin ini.

Jika ada aplikasi yang tidak dikenal memiliki izin tersebut, sebaiknya segera nonaktifkan.

5. Periksa notifikasi yang mencurigakan

Selain pop-up layar, beberapa aplikasi juga mengirim iklan melalui notifikasi. Biasanya, notifikasi ini berisi promosi tidak jelas atau tautan mencurigakan.

Baca Juga :  Huawei Gandeng Francesca Amfitheatrof, Garap Jam Tangan Mewah

Pengguna bisa menekan lama notifikasi untuk melihat aplikasi sumbernya. Setelah itu, pengguna dapat langsung menonaktifkan izin notifikasi.

Risiko Jika Mengabaikan Iklan Pop-Up

Meskipun terlihat sepele, iklan pop-up bisa membawa risiko serius. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Pencurian data pribadi
  • Pengalihan ke situs berbahaya
  • Instalasi aplikasi tanpa izin
  • Penurunan performa ponsel

Selain itu, beberapa adware juga dapat mengakses data sensitif pengguna. Oleh karena itu, masalah ini tidak boleh diabaikan.

Cara Menghapus Aplikasi Berbahaya

Setelah menemukan aplikasi mencurigakan, pengguna harus segera mengambil tindakan. Berikut langkah yang bisa dilakukan:

  1. Hapus aplikasi dari perangkat
  2. Hentikan paksa aplikasi sebelum uninstall
  3. Bersihkan cache dan data aplikasi
  4. Restart perangkat
  5. Periksa kembali apakah iklan masih muncul

Jika iklan masih muncul, kemungkinan ada aplikasi lain yang ikut terinfeksi.

Gunakan Mode Aman untuk Deteksi Lebih Akurat

Selain itu, pengguna bisa memanfaatkan safe mode atau mode aman. Dalam mode ini, hanya aplikasi bawaan yang berjalan.

Jika iklan hilang saat safe mode aktif, maka hampir pasti penyebabnya adalah aplikasi pihak ketiga.

Dengan demikian, pengguna dapat mempersempit sumber masalah secara lebih cepat.

Pencegahan Agar Tidak Terulang

Agar masalah tidak terjadi lagi, pengguna perlu menerapkan langkah pencegahan berikut:

  • Hanya instal aplikasi dari Google Play Store
  • Hindari file APK dari sumber tidak dikenal
  • Periksa ulasan sebelum instal aplikasi
  • Cermati izin aplikasi sebelum memberikan akses
  • Gunakan antivirus atau keamanan bawaan Android

Selain itu, pengguna juga perlu rutin mengecek aplikasi yang jarang digunakan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
HP iQOO Terbaru 2026, Performa Gaming Kencang
3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI
Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta
Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja
iOS 27 Hadir dengan AI Lebih Canggih, Fitur Terbaik Hanya Tersedia di iPhone 17 Pro
iPhone SOS Only Muncul? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:08 WIB

Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:00 WIB

Logitech Mobi Fold Resmi Meluncur, Mouse Lipat yang Dirancang untuk Kerja di Mana Saja

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:33 WIB