Waka Baleg Ungkap Peluang Pembentukan Badan Pusat Kelola Satu Data Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Detik.com

Foto: Detik.com

Trendsberita– Wakil Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI tengah menyoroti pentingnya integrasi data nasional yang lebih solid. Dalam diskusi terbaru, muncul wacana mengenai pembentukan badan baru yang diproyeksikan menjadi pusat pengelolaan Satu Data Indonesia (SDI) guna mengakhiri tumpang tindih data antar-lembaga.

Urgensi Integrasi Data Nasional

Selama ini, Indonesia menghadapi tantangan besar terkait akurasi data. Perbedaan data antara kementerian dan lembaga seringkali menghambat efektivitas program pemerintah, mulai dari penyaluran bansos hingga kebijakan ekonomi.

Baca Juga :  Pemadaman Listrik Berjam-jam di Medan, Toko Genset Diserbu Warga

Waka Baleg menekankan bahwa keberadaan satu lembaga khusus yang memiliki kewenangan penuh dapat menjadi solusi atas ego sektoral yang selama ini terjadi. Badan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan data, tetapi juga sebagai validator tunggal bagi seluruh kebijakan strategis nasional.

Menuju Transformasi Digital yang Terpusat

Wacana ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transformasi digital. Dengan adanya pusat kelola Satu Data:

  • Akurasi Kebijakan: Keputusan diambil berdasarkan data real-time yang valid.

  • Efisiensi Anggaran: Menghilangkan biaya pengumpulan data yang berulang-ulang di berbagai instansi.

  • Transparansi Publik: Memudahkan masyarakat dalam mengakses data publik secara terbuka dan akuntabel.

Baca Juga :  Direktur BCA Bocorkan Rencana Dividen Interim 2026, Bisa Cair Tiga Kali Setahun

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi di bawah satu komando otoritas data.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku
Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG
Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8
MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya
Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI
Ekspor Satu Pintu BUMN Resmi Berlaku, Harga Sawit dan Batu Bara Akan Diatur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB