Udara Kerinci dan Sungai Penuh Memburuk, Asap Kian Pekat

Asap Kiriman Karhutla

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Kerinci,http://Trendsberita.com  – Wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mulai diselimuti asap pekat pada Minggu pagi (23/8/2026). Kabut asap yang menyelimuti kawasan tersebut menyebabkan jarak pandang berkurang dan menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat.

Pantauan di sejumlah titik menunjukkan asap tampak cukup tebal sejak pagi hari. Aroma asap yang menyengat tercium di berbagai wilayah sehingga membuat aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman.

Salah seorang warga Kerinci, Swarjhon, mengaku mulai merasakan dampak dari kabut asap tersebut. Ia mengatakan kondisi udara yang memburuk membuat pernapasannya terganggu.

Baca Juga :  PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil

“Sejak pagi asap sangat pekat. Saya mulai merasakan sesak napas dan mata juga terasa perih akibat asap,” ujarnya.

Selain menyebabkan sesak napas dan iritasi mata, kabut asap juga dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai sumber kabut asap yang menyelimuti wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh maupun hasil pemantauan kualitas udara terbaru.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Minta Jalan M Yamin Steril dari Parkir Liar dan Pungutan Ilegal

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan atau iritasi yang semakin parah.

Eksisjambi.com masih berupaya menghimpun informasi lebih lanjut dari pihak berwenang terkait penyebab kabut asap serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan.*

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 5 kali dibaca
Kabut asap pekat menyelimuti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh pada Minggu pagi, 23 Agustus 2026. Warga mengeluhkan sesak napas, mata perih, dan kualitas udara yang dinilai tidak sehat.

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB