Proyek Tanggul dan Normalisasi Sungai Batang Merao Rp12,9 Miliar Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Warga Soroti Kualitas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Gaperta.id

Foto: Gaperta.id

trendsberita.com – Proyek tanggul dan normalisasi Sungai Batang Merao di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menarik perhatian warga. Mereka menilai hasil pekerjaan di lapangan belum sesuai harapan.

Proyek senilai Rp12,9 miliar itu menggunakan anggaran APBN. Namun, warga mulai mempertanyakan kualitas pekerjaan di sejumlah titik lokasi.

Warga Lihat Langsung Kondisi Pekerjaan

Warga sekitar sungai melihat langsung kondisi proyek di lapangan. Mereka menilai beberapa bagian tanggul tidak tersusun rapi dan terlihat kurang kuat.

Selain itu, warga menemukan beberapa bronjong tidak terikat dengan baik. Kondisi ini membuat mereka khawatir saat debit air sungai meningkat.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Terjang Kerinci

Pekerjaan Dinilai Tidak Rapi oleh Warga

Warga menilai pemasangan material tidak mengikuti pola yang seragam. Mereka juga melihat beberapa bagian dikerjakan tanpa kerapian yang memadai.

Di beberapa titik, pekerja memasang material tanpa struktur yang jelas. Hal ini membuat warga mempertanyakan kualitas pelaksanaan di lapangan.

Dana APBN Rp12,9 Miliar Digunakan untuk Proyek

Pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp12,9 miliar untuk proyek ini. Dana tersebut seharusnya memperkuat tanggul dan mengurangi risiko banjir di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Namun, warga menilai hasil pekerjaan belum mencerminkan nilai anggaran yang digunakan. Mereka berharap pelaksana bekerja lebih serius.

Baca Juga :  Exploring Bandung's Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Warga Minta Pengawasan Lebih Ketat

Warga meminta pihak terkait turun langsung ke lokasi proyek. Mereka ingin pengawasan berjalan lebih ketat agar pekerjaan sesuai standar teknis.

Selain itu, warga juga meminta evaluasi terhadap pihak pelaksana jika ditemukan masalah di lapangan. Mereka berharap tidak ada kelalaian dalam proyek ini.

Harapan Perbaikan Kualitas Proyek

Jika proyek berjalan sesuai standar, tanggul Sungai Batang Merao dapat membantu mengurangi risiko banjir. Warga berharap fungsi itu benar-benar tercapai.

Namun demikian, mereka meminta perbaikan segera jika ditemukan kekurangan. Mereka ingin proyek ini memberikan manfaat jangka panjang.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Energi Perubahan, Empat Shio Ini Diprediksi Beruntung
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB