Lubuklinggau, http://Trendsberita.com– Sebuah lesung batu diduga peninggalan masyarakat terdahulu di temukan secara tidak sengaja saat melakukan penelusuran di kawasan hutan di Kelurahan Belalau 1, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Penemuan tersebut di lakukan oleh Aley Baba dari Jejak Petualang Nusantara Indu Umak Indu Dosun. Lesung batu itu memiliki ukuran sekitar 50 sentimeter dengan lebar kurang lebih 30 sentimeter dan ditemukan dalam kondisi masih utuh.
Berdasarkan bentuk serta karakteristiknya, lesung batu tersebut diduga merupakan alat yang digunakan oleh masyarakat pada masa lampau untuk menggiling rempah-rempah, biji-bijian, maupun berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
Keberadaan benda batu ini menjadi indikasi bahwa kawasan tersebut kemungkinan pernah menjadi lokasi permukiman masyarakat atau suku pedalaman pada masa silam. Seiring berjalannya waktu, komunitas yang dahulu menghuni wilayah tersebut diperkirakan telah berpindah ke daerah lain, meninggalkan berbagai jejak sejarah yang kini mulai terungkap kembali.
Penemuan ini dinilai memiliki nilai arkeologis dan sejarah yang penting. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut oleh instansi terkait maupun para ahli agar asal-usul, usia, serta fungsi pasti dari lesung batu tersebut dapat diketahui secara ilmiah.
Selain itu, upaya pendataan dan pelestarian juga dianggap penting agar situs maupun benda bersejarah yang ditemukan tidak mengalami kerusakan atau hilang akibat aktivitas manusia maupun faktor alam.
Warisan budaya seperti lesung batu ini menjadi bagian dari kekayaan sejarah yang dimiliki Kota Lubuklinggau. Dengan penelitian dan pelestarian yang tepat, temuan tersebut diharapkan dapat menambah pemahaman mengenai kehidupan masyarakat masa lalu sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi mendatang tentang pentingnya menjaga peninggalan leluhur.*









