Ojol Gelar Aksi di Unpad Jatinangor Protes Gerbang QR Code, Kampus Buka Akses Sementara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa pengemudi ojol menggelar aksi unjuk rasa di Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (31/3/2026). (Foto: Antara)

Foto: Massa pengemudi ojol menggelar aksi unjuk rasa di Kampus Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (31/3/2026). (Foto: Antara)

Trendsberita – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) melakukan aksi protes di Unpad Jatinangor pada Selasa (31/3/2026). Mereka keberatan dengan sistem gerbang QR Code, karena menyulitkan mobilitas dan berdampak pada penghasilan.

Penutupan Gerbang D (Tugu Makalangan) dan pengalihan ke Gerbang C membuat jarak penjemputan lebih jauh. Padahal tarif tetap sama di aplikasi ojol.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp17.500 per Dollar AS, Kelas Menengah Bawah Mulai Terjepit Harga Pangan dan Biaya Hidup

Kepala Kantor Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi, menjelaskan bahwa sistem ini diterapkan sejak 28 Januari 2026. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan mengatur jumlah kendaraan di kampus. Pihak kampus tetap terbuka terhadap aspirasi ojol.

Sebagai langkah awal, Unpad membuka kembali Gerbang D khusus pengemudi ojol selama lima hari. Sementara itu, forum dialog dijadwalkan untuk membahas kebijakan permanen. Kampus ingin kebijakan baru tetap menjaga ketertiban, tapi tetap memudahkan mobilitas transportasi di area kampus.

Baca Juga :  Gojek Ubah Skema Bagi Hasil, Driver Ojol Kini Dapat 92 Persen dari Setiap Order

Situasi aksi berlangsung aman dan tertib. Kampus berharap kebijakan final dapat menguntungkan mahasiswa, staf, dan pengemudi ojol yang melayani aktivitas di kampus.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku
Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG
Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8
MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya
Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI
Ekspor Satu Pintu BUMN Resmi Berlaku, Harga Sawit dan Batu Bara Akan Diatur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB