Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan Kembali Normal, BPJN Turunkan Alat Berat Tengah Malam

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: jambiupdate.co

Foto: jambiupdate.co

Trendsberita – Akses Jalan Nasional Sungai Penuh menuju Tapan, perbatasan Jambi–Sumatera Barat, kembali normal setelah sempat terputus akibat tanah longsor. Penanganan cepat dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi dengan menurunkan alat berat ke lokasi kejadian.

Longsor terjadi pada Minggu (5/4/2026) sore akibat tingginya intensitas curah hujan di kawasan perbukitan. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan di sejumlah titik, sehingga arus lalu lintas tidak dapat dilalui.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPJN melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Baca Juga :  TVRI Jambi Dorong Literasi Digital dan Perlindungan HAM di Era Digital

Kepala Satker PJN II, Diaz Shodiq, menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan alat berat berupa backhoe loader dan dump truck untuk membersihkan material longsor.

“Fokus utama membuka jalur pada titik longsor terparah yang mengganggu lalu lintas,” ujarnya.

Proses evakuasi dilakukan secara intensif hingga malam hari. Berkat kerja cepat tim di lapangan, akses jalan akhirnya berhasil dibuka kembali sekitar pukul 23.50 WIB dan mulai bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wako Alfin Ajak Warga Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Meski jalur sudah kembali fungsional, pembersihan sisa material masih terus dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna jalan. BPJN juga tetap melakukan pemantauan di titik rawan guna mengantisipasi longsor susulan.

Diketahui, jalur Sungai Penuh–Tapan merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan Provinsi Jambi dengan Sumatera Barat. Kondisi geografis berupa perbukitan membuat kawasan ini rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prasasti Tanduk Kerbau, Bukti Hukum dari Abad ke-17
Langit Dihiasi Bulan Purnama, Ini Fenomena dan Dampaknya bagi Bumi
Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam
Mobil Travel Padang–Jambi Terjun ke Sungai Batanghari
Kapan Waktu Terbaik Upload Berita Online? Ini Pola Publikasi yang Efektif untuk Meningkatkan Traffic
Pemkot Sungai Penuh dan BNI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan
Cuaca Kerinci Hari Ini, BMKG Prediksi Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
Ujian Online SMP Kerinci Dimulai 8 Juni, Sekolah Siapkan Sistem Digital
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:16 WIB

Prasasti Tanduk Kerbau, Bukti Hukum dari Abad ke-17

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:18 WIB

Langit Dihiasi Bulan Purnama, Ini Fenomena dan Dampaknya bagi Bumi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:17 WIB

Mobil Travel Padang–Jambi Terjun ke Sungai Batanghari

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:49 WIB

Kapan Waktu Terbaik Upload Berita Online? Ini Pola Publikasi yang Efektif untuk Meningkatkan Traffic

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh dan BNI Jalin Kerja Sama Layanan Perbankan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Prasasti Tanduk Kerbau, Bukti Hukum dari Abad ke-17

Rabu, 29 Jul 2026 - 09:16 WIB

Oplus_131072

Internasional

Anggota DPR RI Fraksi PAN H. A. Bakri HM Meninggal Dunia

Rabu, 29 Jul 2026 - 06:19 WIB

Oplus_131072

Internasional

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Rabu, 29 Jul 2026 - 06:12 WIB