Gubernur Kalbar Respons Kritik Bocah soal Jalan Rusak, Singgung Ada “Pemain”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. (Ocsya Ade CP/detikKalimantan)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. (Ocsya Ade CP/detikKalimantan)

Trendsberita – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, merespons viralnya video dua bocah yang mengkritik kondisi jalan rusak di wilayah Sepauk, Kabupaten Sintang. Video tersebut menarik perhatian publik karena disampaikan dengan bahasa polos namun tajam.

Dalam tanggapannya, Ria Norsan menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap kritik. Ia bahkan menyambut baik masukan dari masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Namun, ia menyayangkan pelibatan anak-anak dalam penyampaian kritik tersebut.

Menurutnya, anak-anak seharusnya tidak dilibatkan dalam isu yang bersifat politis atau kritik terhadap pemerintah. Ia juga menilai ada indikasi pihak tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut untuk membentuk opini negatif terhadap pemerintah provinsi.

Baca Juga :  AHY Buka Suara soal Harga Tiket Pesawat yang Berpotensi Naik

Ria Norsan menyebut bahwa kritik yang disampaikan dalam video tidak hanya membahas soal jalan rusak, tetapi juga mengandung pesan yang cenderung menyudutkan dirinya sebagai gubernur. Ia menduga ada “pemain” di balik viralnya video tersebut.

Selain itu, ia menegaskan bahwa jalan yang dikeluhkan dalam video bukan merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Jalan tersebut berstatus jalan kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Sintang.

Ia menilai kritik yang diarahkan kepadanya kurang tepat sasaran. Menurutnya, jika jalan tersebut merupakan jalan provinsi, maka perbaikan sudah pasti dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Bareskrim Panggil Dude Harlino dan Alyssa Soebandono Terkait Kasus PT DSI Hari Ini

Video dua bocah yang berdiri di jalan berlumpur dan licin itu sebelumnya viral di media sosial. Kepolosan mereka dalam menyampaikan keluhan menuai simpati publik, sekaligus memicu diskusi mengenai kondisi infrastruktur daerah dan etika pelibatan anak dalam kritik terhadap pemerintah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan tetap terbuka terhadap kritik. Namun, mereka menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara tepat dan sesuai dengan konteks kewenangan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam
Garuda Mengamuk! Indonesia Libas Kamboja 5-1, Raih Tiga Poin Perdana di Kejuaraan ASEAN
Kode Redeem Mobile Legends Terbaru Hari Ini, 28 Juli 2026, Klaim Hadiah Menarik
Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Klaim Bundle BR Elite, Skin, Voucher, dan Hadiah Gratis
HP iQOO Terbaru 2026, Performa Gaming Kencang
Angin Puting Beliung Terjang Kerinci
Harga Emas Hari Ini 27 Juli 2026 Melonjak, Naik Rp14.772 per Gram
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:33 WIB

Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

Garuda Mengamuk! Indonesia Libas Kamboja 5-1, Raih Tiga Poin Perdana di Kejuaraan ASEAN

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:01 WIB

Kode Redeem Mobile Legends Terbaru Hari Ini, 28 Juli 2026, Klaim Hadiah Menarik

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:34 WIB

Kode Redeem Free Fire Hari Ini, Klaim Bundle BR Elite, Skin, Voucher, dan Hadiah Gratis

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Misteri Batu Gong Purba yang Bisa Berdenting Seperti Logam

Selasa, 28 Jul 2026 - 20:33 WIB