Pemprov Dorong Ekspor Kopi Kerinci Lewat Pelabuhan Jambi, Target Pasar Global Diperluas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jambi Link

Foto: Jambi Link

Jakarta, trendsberita.com – Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong ekspor kopi Kerinci melalui pelabuhan yang ada di wilayah Jambi. Langkah ini bertujuan mempercepat distribusi komoditas unggulan daerah sekaligus memperluas akses ke pasar internasional.

Selain itu, pemerintah ingin memperkuat posisi kopi Kerinci sebagai salah satu produk unggulan Sumatra yang mampu bersaing di pasar global. Dengan jalur ekspor langsung dari daerah, Pemprov Jambi berharap proses perdagangan menjadi lebih efisien.

Pelabuhan Jambi Jadi Jalur Utama Ekspor Baru

Pemprov Jambi mulai mengoptimalkan pelabuhan lokal sebagai jalur utama ekspor komoditas, termasuk kopi Kerinci. Selama ini, pelaku usaha sering menggunakan pelabuhan di luar provinsi sehingga biaya logistik meningkat.

Namun demikian, pemerintah kini memperbaiki infrastruktur pelabuhan agar mampu menampung aktivitas ekspor dalam skala lebih besar. Dengan langkah ini, pelaku usaha dapat mengirim barang langsung dari Jambi tanpa perlu transit ke daerah lain.

Selain itu, penguatan pelabuhan juga membantu mempercepat waktu pengiriman ke negara tujuan ekspor.

Kopi Kerinci Punya Daya Saing Tinggi

Kopi Kerinci memiliki karakter rasa yang kuat dan aroma khas yang membuatnya diminati pasar internasional. Tanaman kopi yang tumbuh di kawasan pegunungan Kerinci menghasilkan biji dengan kualitas tinggi.

Baca Juga :  BPBD Batang Hari Siapkan Puluhan Personel Hadapi Ancaman “Godzilla El Nino”

Selain itu, kondisi tanah vulkanik di wilayah tersebut memberikan cita rasa unik yang membedakan kopi Kerinci dari daerah lain.

Karena kualitas tersebut, permintaan kopi Kerinci terus meningkat di sejumlah negara seperti Eropa, Amerika, dan Asia.

Oleh karena itu, Pemprov Jambi melihat peluang besar untuk memperluas ekspor secara langsung dari daerah asal produksi.

Pemerintah Dorong Peningkatan Kualitas Petani

Pemprov Jambi juga mendorong petani untuk meningkatkan kualitas produksi kopi. Pemerintah memberikan pelatihan budidaya, pengolahan pascapanen, hingga standar kualitas ekspor.

Selain itu, pemerintah membantu petani agar mampu menjaga konsistensi kualitas produk sehingga lebih mudah diterima pasar internasional.

Dengan peningkatan kapasitas ini, petani dapat menghasilkan kopi yang lebih bernilai jual tinggi.

Ekspor Langsung Tingkatkan Pendapatan Petani

Pemprov Jambi menilai jalur ekspor langsung melalui pelabuhan lokal dapat meningkatkan pendapatan petani. Hal ini terjadi karena biaya distribusi dapat ditekan secara signifikan.

Baca Juga :  Polres Kerinci Bongkar Penyelewengan BBM Subsidi, Dua Pelaku Ditangkap

Selain itu, rantai distribusi yang lebih pendek membuat harga jual di tingkat petani menjadi lebih kompetitif.

Dengan demikian, petani mendapatkan manfaat langsung dari peningkatan ekspor kopi Kerinci.

Kolaborasi Dorong Ekspor Berkelanjutan

Pemerintah daerah juga memperkuat kerja sama dengan eksportir, koperasi, dan pelaku usaha. Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem perdagangan yang lebih terstruktur.

Selain itu, pelaku usaha ikut memperluas jaringan pasar melalui pameran dagang internasional.

Dengan kerja sama tersebut, kopi Kerinci dapat lebih mudah menembus pasar global secara berkelanjutan.

Tantangan Masih Menjadi Perhatian

Meski peluang ekspor terus terbuka, Pemprov Jambi masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan fasilitas pascapanen di tingkat petani.

Selain itu, akses pembiayaan untuk petani kecil juga masih perlu ditingkatkan agar mereka bisa mengembangkan usaha lebih optimal.

Namun demikian, pemerintah tetap melanjutkan berbagai program pendampingan secara bertahap untuk mengatasi kendala tersebut.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bulog Jamin Ketersediaan Minyak Goreng di Sungai Penuh dan Kerinci
Safari Jumat Wali Kota Alfin dan Wawako Serap Aspirasi Warga Batu Bara
Kepala SMPN 5 Kerinci Bantah Isu Pungli Sertifikasi, Sebut Hanya Klarifikasi Administrasi
80 Hektare Hutan TN Kerinci Seblat Dirambah, Puluhan Pondok Ditemukan
Waspada Pemadaman Bergilir Ancam Kerinci-Sungai Penuh
Tembus Jalur Ekstrem, Ariansyah Wakili Gubernur Jambi Panen Kopi Robusta di Kerinci
Bupati Monadi Turun Langsung Tinjau Banjir Bandang di Kerinci, Pastikan Penanganan Cepat
Kota Jambi Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional, Masuk 1 dari 42 Daerah di Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Safari Jumat Wali Kota Alfin dan Wawako Serap Aspirasi Warga Batu Bara

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:00 WIB

Pemprov Dorong Ekspor Kopi Kerinci Lewat Pelabuhan Jambi, Target Pasar Global Diperluas

Senin, 25 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kepala SMPN 5 Kerinci Bantah Isu Pungli Sertifikasi, Sebut Hanya Klarifikasi Administrasi

Senin, 25 Mei 2026 - 18:00 WIB

80 Hektare Hutan TN Kerinci Seblat Dirambah, Puluhan Pondok Ditemukan

Senin, 25 Mei 2026 - 13:00 WIB

Waspada Pemadaman Bergilir Ancam Kerinci-Sungai Penuh

Berita Terbaru