MACBOOK NEO DI BAWAH RP10 JUTA: LAPTOP APPLE TERMURAH 2026 JADI SOROTAN PASAR

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MacBook Neo di Bawah Rp10 Juta

MacBook Neo di Bawah Rp10 Juta

trendsberita.com – Apple memperkenalkan MacBook Neo sebagai laptop paling terjangkau dalam lini MacBook pada 2026. Perusahaan langsung menarik perhatian pasar karena menetapkan harga di bawah Rp10 juta.

Selain itu, Apple ingin memperluas jangkauan pengguna dengan menyasar segmen pelajar, mahasiswa, dan pengguna pemula.

Dengan langkah ini, Apple membuka akses lebih luas ke ekosistem macOS tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.

Apple Ubah Strategi di Segmen Laptop

Apple mengubah strategi bisnisnya dengan menghadirkan MacBook Neo untuk segmen entry-level. Perusahaan tidak hanya fokus pada produk premium, tetapi juga mulai bersaing di kelas harga menengah bawah.

Selain itu, persaingan pasar laptop semakin ketat. Karena itu, Apple menyesuaikan strategi agar tetap relevan di tengah dominasi laptop Windows dan Chromebook.

Dengan pendekatan ini, Apple mencoba memperluas basis penggunanya secara global.

Harga MacBook Neo Jadi Daya Tarik Utama

Apple memasarkan MacBook Neo dengan harga sekitar Rp9,9 juta hingga Rp10,7 juta di Indonesia, tergantung varian dan distribusi.

Secara global, harga perangkat ini berada di kisaran 599 dolar AS atau sekitar Rp9–10 juta. Posisi harga ini menjadikan MacBook Neo sebagai MacBook paling murah yang pernah Apple rilis.

Baca Juga :  Serangan Siber Pencuri Password Meningkat di Asia Tenggara, Ancaman Serius bagi Dunia Digital

Selain itu, harga tersebut membuat Apple lebih kompetitif di pasar laptop entry-level.

Desain Tetap Premium Meski Lebih Murah

Apple tetap mempertahankan desain khas MacBook pada seri Neo. Perusahaan menggunakan material aluminium ringan yang tetap kuat untuk penggunaan sehari-hari.

Selain itu, Apple menghadirkan beberapa pilihan warna untuk menarik pengguna muda.

Dengan desain tersebut, MacBook Neo tetap terlihat premium meski harganya lebih rendah dibanding seri MacBook Air atau MacBook Pro.

Performa untuk Kebutuhan Harian

Apple merancang MacBook Neo untuk kebutuhan komputasi ringan hingga menengah. Perangkat ini cocok untuk aktivitas seperti mengetik, browsing, belajar, dan pekerjaan kantor ringan.

Selain itu, Apple mengoptimalkan efisiensi daya agar perangkat bisa digunakan lebih lama tanpa sering mengisi ulang baterai.

MacBook Neo juga mendukung berbagai aplikasi produktivitas di sistem macOS.

Dampak di Pasar Laptop Indonesia

Kehadiran MacBook Neo mendorong perubahan di pasar laptop Indonesia. Banyak pengguna mulai mempertimbangkan MacBook sebagai alternatif laptop Windows di harga yang sama.

Baca Juga :  Gen Z Indonesia Gunakan Google Search dengan AI, Cara Baru Mencari Informasi di Era Digital

Selain itu, pelajar dan pekerja kreatif menunjukkan minat tinggi karena mereka membutuhkan perangkat yang ringan dan stabil.

Namun demikian, sebagian pengguna masih membandingkan spesifikasi teknis dengan laptop Windows sebelum membeli.

Minat Konsumen Terus Meningkat

Sejak rumor peluncurannya, MacBook Neo sudah menarik perhatian besar di komunitas teknologi. Banyak pengguna menyebut perangkat ini sebagai “pintu masuk” ke ekosistem Apple.

Selain itu, harga yang lebih terjangkau membuat produk ini lebih mudah dijangkau oleh pengguna baru.

Di sisi lain, pasar masih menunggu detail resmi mengenai ketersediaan dan varian lengkapnya.

Kesimpulan

Apple menghadirkan MacBook Neo sebagai langkah baru untuk memasuki pasar laptop terjangkau. Dengan harga di bawah Rp10 juta, desain premium, dan performa stabil, perangkat ini membuka peluang bagi pengguna baru untuk masuk ke ekosistem macOS.

Selain itu, MacBook Neo berpotensi mengubah persaingan laptop di segmen entry-level, terutama di pasar seperti Indonesia.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral
Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta
PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel
September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar
3 Sensor Kamera HP Terbaik 2026 untuk Foto Profesional
Harga Samsung Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch9 Resmi di RI
Trik Preorder Galaxy Z Fold 8 Ultra Mulai Rp1,1 Juta
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Lampung Jadi Provinsi Pertama Gunakan Satelit Hiperspektral

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Galaxy Z Fold8 Ultra Hadir, Bonus hingga Rp 9 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:47 WIB

PT PAL Perkenalkan Konsep Senjata Laser Portabel

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:42 WIB

September 2026 diprediksi menjadi bulan peluncuran smartphone flagship terbesar

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB