Gubernur Al Haris Turun Langsung Padamkan Karhutla di Muaro Jambi

Minta Desa Siaga dan Ajak Warga Salat Istisqa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muaro Jambi,http://Trendsberita.com  – Gubernur Jambi Al Haris turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Minggu (9/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, Al Haris tidak hanya meninjau, tetapi juga ikut berjibaku bersama tim gabungan untuk memadamkan api yang telah membakar lahan gambut selama tiga hari.

Kebakaran tersebut ditangani oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) WKS, RHM, Pesona, dan MKI. Seluruh personel terus bekerja dari darat maupun udara untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

Setibanya di lokasi, Gubernur Al Haris melihat langsung kondisi lahan gambut yang masih mengeluarkan asap tebal. Medan yang sulit serta karakter lahan gambut menjadi tantangan besar dalam proses pemadaman.

“Perkiraan kami mungkin melebihi 50 hektare. Teman-teman dari BPBD, TNI-Polri, kemudian relawan Peduli Api sudah berusaha memadamkan api lebih dari tiga hari,” ujar Al Haris.

Menurutnya, api di lahan gambut sangat sulit dipadamkan karena dapat menjalar di bawah permukaan tanah sehingga tidak mudah dideteksi. Selain itu, akses menuju lokasi yang sulit, minimnya sumber air, serta tiupan angin kencang semakin memperberat upaya pemadaman.

Baca Juga :  Rp40 Miliar Digelontorkan! Komisi VIII DPR RI Puji Keseriusan Al Haris Layani Jemaah Haji

“Karena ini lahan gambut, sulit sekali untuk dipadamkan. Akses ke sini juga sulit, air sulit, ditambah lagi angin yang kencang luar biasa,” katanya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Al Haris memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja tanpa henti selama beberapa hari terakhir. Ia meminta seluruh tim tetap fokus mencegah agar api tidak meluas ke kawasan lain.

“Teman-teman dari udara dan darat sudah bekerja luar biasa. Tinggal lagi kita minimalkan perluasan pembakarannya,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa upaya pemadaman harus terus dilakukan secara terpadu. TNI, Polri, BPBD, serta relawan diminta terus menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul.

“Kita bahu-membahu menyisir agar tidak terjadi luasan yang lebih masif lagi ke depannya,” ujarnya.

Gubernur Minta Seluruh Desa Siaga Karhutla

Di tengah meningkatnya ancaman kebakaran akibat cuaca panas dan musim kering, Al Haris mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi karhutla.

Ia meminta seluruh pemerintah desa memastikan tidak ada lahan di wilayahnya yang terbakar. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi.

“Saya minta tolong masyarakat desa di mana pun di Jambi ini, pastikan bahwa desanya tidak ada lahan yang terbakar,” katanya.

Baca Juga :  Perpres No 79 Tahun 2025 Sudah Diketok, Gaji PNS Resmi Naik di Awal Mei, Ini Respons Kemenkeu

Gubernur juga meminta desa-desa yang memiliki kawasan gambut segera melakukan pemetaan wilayah rawan kebakaran. Selain itu, relawan desa diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan sehingga dapat melakukan tindakan cepat apabila muncul titik api.

“Petakan daerah gambut. Yang di desa-desanya ada gambut, mohon betul tim relawan desa siaga duluan. Jangan sampai terjadi kebakaran hutan di desa masing-masing,” ujar Al Haris.

Ajak Ulama dan Masyarakat Gelar Salat Istisqa

Selain menguatkan upaya pencegahan dan pemadaman, Al Haris juga mengajak seluruh ulama, kiai, imam masjid, dan masyarakat Jambi untuk menggelar salat istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan.

Ajakan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca yang semakin panas dan kering, sehingga meningkatkan risiko kebakaran lahan sekaligus menyulitkan proses pemadaman.

“Saya mengimbau para ulama, kiai, imam masjid, mari kita lakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” ujarnya.

Al Haris berharap hujan segera turun agar kondisi lahan gambut yang mengering kembali lembap dan proses pemadaman karhutla dapat berlangsung lebih efektif. Ia juga meminta doa agar seluruh personel yang bertugas diberikan keselamatan.

“Doakan kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” tutupnya.*

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Berita ini 1 kali dibaca
Gubernur Jambi Al Haris turun langsung memadamkan kebakaran lahan gambut di Sungai Gelam, Muaro Jambi. Ia meminta seluruh desa siaga karhutla dan mengajak masyarakat menggelar salat istisqa.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB

Oplus_0

Internasional

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:47 WIB