Harga Pertamax Turbo Naik, ESDM Sebut Ikuti Tren Minyak Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Pertamax Turbo (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Foto: Ilustrasi Pertamax Turbo (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Harga Pertamax Turbo naik dan langsung menarik perhatian masyarakat. Banyak pengguna kendaraan merasa kaget saat melihat angka terbaru di SPBU. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kemudian menjelaskan alasan di balik kenaikan tersebut.

ESDM menyatakan harga Pertamax Turbo naik karena mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Pemerintah tidak menetapkan harga BBM nonsubsidi secara tetap. Mekanisme pasar menentukan perubahan harga tersebut.

Saat ini, harga Pertamax Turbo di DKI Jakarta mencapai sekitar Rp19.400 per liter. Angka ini melonjak jauh dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp13 ribuan. Kenaikan ini terasa bagi pengguna yang rutin memakai BBM beroktan tinggi.

Baca Juga :  Prabowo Sebut Produk RI Mendunia, Indomie Jadi Buruan Warga Eropa

Pemerintah membedakan Pertamax Turbo dari BBM subsidi. Pertalite dan Biosolar tetap berada di bawah kendali harga pemerintah. Sebaliknya, Pertamax Turbo mengikuti kondisi pasar global.

Harga minyak dunia terus bergerak dalam beberapa waktu terakhir. Konflik geopolitik mengganggu pasokan energi. Di saat yang sama, permintaan global meningkat karena pemulihan ekonomi. Kombinasi ini mendorong harga minyak naik.

Kondisi tersebut memicu kenaikan harga BBM nonsubsidi di dalam negeri. Dexlite dan Pertamina Dex ikut mengalami penyesuaian harga. Semua produk ini bergerak sejalan dengan pasar energi global.

Pemerintah tetap menjaga harga BBM subsidi agar masyarakat tidak terbebani. Kebijakan ini membantu menjaga daya beli, terutama bagi kelompok menengah ke bawah. Pemerintah berusaha menyeimbangkan kebutuhan pasar dan kondisi sosial.

Baca Juga :  Bansos Beras dan Minyak Goreng Diperpanjang Hingga Juni

Banyak masyarakat mulai mencari cara untuk menghemat bahan bakar. Sebagian orang mengatur gaya berkendara agar lebih efisien. Sebagian lainnya memilih BBM yang sesuai kebutuhan kendaraan.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga minyak dunia. Perubahan harga BBM nonsubsidi masih mungkin terjadi jika kondisi global berubah. Masyarakat perlu bersiap menghadapi fluktuasi ini.

Kenaikan harga Pertamax Turbo menunjukkan bahwa energi sangat bergantung pada kondisi global. Situasi ini mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan bahan bakar.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB